Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , , , , » Sejak 2014, Jumlah Desa Wisata di Sulsel Bertambah Lima Belas

Sejak 2014, Jumlah Desa Wisata di Sulsel Bertambah Lima Belas

Written By Admin Iskandar on Rabu, 12 Desember 2018 | 08.24.00

Potret potansi desa wisata tahun 2018
MAKASSAR - KOMANDOPLUS : Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat, pada tahun 2014 jumlah desa di Sulsel yang berpotensi menjadi desa wisata sebanyak 45 desa, namun hingga pada tahun 2018 terjadi peningkatan sebanyak 15 desa sehingga menjadi 60 desa.

Hal itu terungkap saat BPS Sulsel merilis data Membangun Indonesia dari Pinggiran Melalui Pendataan Potensi Desa (Podes) Sulawesi Selatan 2018 yang dilaksanakan, Senin (10/12/2018), di aula kantor BPS Sulsel Jalan H. Bau Makassar.

"Pada tahun 2014 jumlah desa wisata di Sulsel ada sebanyak empat puluh desa. Namun hingga pada tahun 2018 ini terjadi peningkatan sebanyak 15 desa sehingga menjadi enam puluh desa yang berpotensi sebagai desa wisata," jelas kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah.

Pendataan Podes itu dilakukan sekali dalam empat tahun, dan pada tahun 2018 ini dilakukan pada bulan Mei 2018 yang lalu.

Bongkahan batu diatas bukit ditemukan warga masyarakat desa Barambang
kabupaten Sinjai.


Ratusan bongkahan batu yang masih tertancap di tanah
Sementara itu, di Desa Barambang kecamatan Sinjai Borong kabupaten Sinjai pada September 2018 yang baru lalu warga masyarakat setempat menemukan ratusan bongkahan batu "aneh" di sebuah bukti. Bongkahan batu itu ada yang masih terdapat di atas bukit, dan ratusan buah yang berserakan di sungai karena jatuh dari atas bukit.

(Berita terkait: http://www.komandoplus.com/2018/09/saat-merintis-pembuatan-jalan-warga.html 


http://www.komandoplus.com/2018/09/batu-aneh-di-desa-barambang-berjatuhan.html 

http://www.komandoplus.com/2018/09/warga-sebut-batu-aneh-di-barambang.html 

http://www.komandoplus.com/2018/10/setelah-batu-aneh-kini-ditemukan-lagi.html)

Selain bongkahan batu itu, di desa Barambang tersebut diketahui terdapat setidaknya enam jenis potensi wisata lainnya yakni air terjun kembar berasal dari sungai Apareng dan sungai Jeppara, rumah adat kembar yaitu Bola Falehaiya di Fatikaiya dengan Bola Lompoa ri Katute, gua (liang) kembar yaitu Liang Doto dan Liang Bembea, batu kembar yaitu Batu Famanrean Toaiaya (pandai besi) dan Batu Baraiya (kandang) dengan Batu Makkonde dengan Batu Mossompo, alat perang yaitu pelempar (periam) dengan pelurunya, serta seruling kembar.

Pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat sepakat untuk menjadikannya sebagai kawasan wisata dan wisata budaya. Informasi diperoleh bahwa belum ada Perda setempat yang menetapkannya sebagai kawasan wisata.

Belum dapat dipastikan apakah kawasan tersebut telah tercatat sebagai salah satu dari 60 desa potensi wisata.

"Mungkin itu sudah tercatat sebab saya pernah datang yang diatas bukit itu. Ada juga yang berupa hutan (hutan mangrove maksudnya, red) dan saya ketemu ibu wakil bupati. Tapi nanti kita cek dulu pak," jawab Kepala BPS Sulsel ketika hal itu ditanyakan.

Selain itu, BPS Sulsel juga berhasil mendata Podes 2018 lainnya yakni tercatat 3.049 wilayah administrasi pemerintah setingkat desa yang terdiri dari 2.255 desa, 792 kelurahan, dan 2 UPT/SPT. Podes juga mencatat sebanyak 307 kecamatan dan 24 kabupaten/kota.

BPS melakukan penghitungan Indeks Pembangunan Desa (IPD) yang menunjukkan tingkat perkembangan desa dengan kategori tertinggal, berkembang, dan mandiri. Semakin tinggi IPD menunjukkan semakin mandiri desa tersebut. Jumlah desa tertinggal 168 (7,45%), desa berkembang 1.967 (87,23%), dan desa mandiri 120 (5,32%).

Rata-rata IPD untuk Dimensi Transportasi 82,95, Dimensi Penyelenggaraan Pemerintah Desa 76,76, Dimensi Pelayanan Dasar 62,34, Dimensi Pelayanan Umum 54,01, dan Dimensi Kondisi Infrastruktur 47,96.

Pendataan potensi desa (Podes) tahun 2018 dilaksanakan pada bulan Mei 2018 di seluruh wilayah Indonesia.

Pendataan Podes 2018 mencakup seluruh Desa/Kelurahan/Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) / Satuan Pemukiman Transmigrasi (SPT) Kecamatan Kabupaten/Kota.

Syarat desa/kelurahan/UPT/SPT yang didata yakni ada wilayah, ada penduduk, dan ada pemerintahan. (*)

Laporan/Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________