Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , » Setelah Batu Aneh, Kini Ditemukan Lagi Sesuatu Yang Mirip Bekas Tapak Kaki

Setelah Batu Aneh, Kini Ditemukan Lagi Sesuatu Yang Mirip Bekas Tapak Kaki

Written By Admin Iskandar on Kamis, 18 Oktober 2018 | 14.20.00

Lubang batu menyerupai bekas tapak kaki sapi 
atau kerbau
Lubang batu lainnya juga menyerupai bekas tapak kaki sapi 
atau kerbau
Lubang batu menyerupai bekas tapak kaki sapi
atau kerbau
SINJAI - KOMANDOPLUS : Pasca ditemukannya batu "aneh" yang membuat heboh desa Barambang kabupaten Sinjai, kini kembali ditemukan lubang mirip bekas tapak kaki manusia dan tapak kaki hewan di lokasi penemuan batu "aneh" itu oleh warga msyarakat setempat.

(Berita terkait: http://www.komandoplus.com/2018/09/warga-sebut-batu-aneh-di-barambang.html?m=1)

Kampung Barae Dusun Balang Desa Barambang Kecamatan Sinjai Borong kabupaten Sinjai kembali menguak misteri dengan ditemukannya lubang yang menempel di lantai batu berupa sesuatu yang mirip bekas tapak kaki manusia dan yang mirip bekas tapak kaki kerbau di pinggir Sungai Aparang.

Lubang yang jika dilihat sepintas maka tampak mirip dengan bekas tapak kaki hewan jenis kerbau atau sapi itu banyak ditemukan di tempat yang sama dengan ukuran yang bervariasi. Ada yang berukuran besar dengan panjang sekitar 7 hingga 10 cm, dan yang kecil berukuran 5 hingga 7 cm.

Sedangkan yang mirip dengan tapak kaki manusia terdapat setidaknya tiga lubang dengan ukuran yang hampir sama yakni panjang sekitar 24 cm hingga 30 cm menempal diatas batu besar yang berukuran luas sekitar 2 × 3 meter bujur sangkar.

Selain Kades Barambang, Bohari SE, terlihat sejumlah tokoh masyarakat datang ke lokasi untuk menyaksikan lubang mirip bekas tapak kaki yang mendadak heboh itu diantaranya yakni tokoh adat desa Barambang Katute, Muh. Dahyat, dari kalangan tokoh masyarakat yakni P. Ambo, P. Sulehanen, P. Tenten, P. Babong, P. Nurdin, beserta unsur perangkat Desa Barambang.

Menurut tokoh adat desa Barambang Katute, Muh. Dahyat, bahwa itu adalah bekas telapak kaki kerbau. Sebab menurut pesan orang tua dulu bahwa kerbau yang disebut itu namanya Tamba Lahulung. Atau dengan istilah lain Tedong Bonga. Dan yang Batu Barae itulah kandangnya.

Begitu juga Amiruddin, warga desa Biji Nangka, yang menyaksikan ihwal itu memastikan bahwa lubang yang ada di batu tersebut sangat mirip dengan bekas tapak kaki manusia dan tapak kaki binatang.

"Itu yang saya lihat seperti menyerupai bekas tapak kaki sapi dan tapak kaki manusia terlihat banyak sampai di bawah bibir sungai," jelas Amiruddin.

Lubang batu menyerupai bekas tapak kaki manusia
Sementara tak jauh dari lokasi itu terdapat sebuah tempat yang disebut dalam cerita mitos sebagai kampung Barae yang merupakan perkampungan tua dan menyimpan banyak misteri yang sulit dijangkau dengan akal atau logika. Nama Barae tersebut berasal dari bahasa "Konjo" yang dalam bahasa Indonesia berarti kandang sebagai tempat penyimpanan hewan.

Sebelumnya diberitakan, di sekitar lokasi tersebut ditemukan setidaknya tiga belas bongkahan batu yang terlihat "aneh" ditemukan warga desa Barambang kabupaten Sinjai Sulsel saat melakukan kegiatan perintisan pembuatan jalan baru.

Awalnya, saat alat berat excavator menggali tanah, bak axcavator menghantam sebuah bongkahan batu. Setelah diangkat, batu tersebut ternyata sebuah batu besar yang terlihat seperti batu peninggalan sejarah, dan terdapat beberapa buah yang berhasil diangkat.

(Berita terkaiit: http://www.komandoplus.com/2018/09/saat-merintis-pembuatan-jalan-warga.html)

Informasi lainnya menyebutkan bahwa di desa Barambang itu terdapat pula air terjun kembar, dan rumah adat kembar. Disebut kembar lantaran fisiknya terdiri dari dua  sehingga dianggap sebagai berpasangan. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________