Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , , » September 2018, Sulsel Alami Deflasi, Ini Penyebabnya

September 2018, Sulsel Alami Deflasi, Ini Penyebabnya

Written By Admin Iskandar on Selasa, 02 Oktober 2018 | 23.48.00

Potret pergerakan  deflasi September 2018 di lima kota IHK Sulsel.
MAKASSAR - KOMANDOPLUS : Pada September 2018, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami deflasi 0,86 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,00. Dari 5 kota IHK di Sulawesi Selatan, seluruh kota (Bulukumba, Palopo, Watampone, Parepare dan Makassar) mengalami deflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Parepare sebesar 1,59 persen dengan IHK sebesar 127,39 dan deflasi terendah terjadi di Kota Bulukumba sebesar 0,38 persen dengan IHK sebesar 140,66.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel per 1 Oktober 2018 mencatat, deflasi yang terjadi di Sulsel pada September 2018 ini disebabkan oleh turunnya harga pada dua kelompok pengeluaran yang ditunjukkan oleh turunnya indeks harga konsumen pada kelompok bahan makanan (3,07%); dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan (0,72%).

Sementara itu lima kelompok pengeluaran lainnya mengalami kenaikan harga, kelompok sandang (0,16%); kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,10%); kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,07%); kelompok kesehatan (0,06%); dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,03%).

Laju inflasi tahun kalender September 2018 Sulsel sebesar 2,06 persen dan laju inflasi year on year (September 2018 terhadap September 2017) sebesar 3,09 persen.

Penghitungan inflasi/deflasi Sulsel bulan September 2018 didasarkan pada hasil Survei Harga Konsumen yang dilakukan oleh BPS Sulsel pada pasar tradisional dan pasar modern/swalayan di 5 kota IHK nasional yaitu : Bulukumba, Watampone, Makassar, Parepare dan Palopo.

Grafik ini menggambarkan bahwa bulan Oktober 2018 Sulsel diperkirakan
masih mengalami deflasi.
Terjadinya deflasi di Sulsel pada September 2018 disebabkan oleh turunnya harga pada dua kelompok pengeluaran yang ditunjukkan oleh turunnya indeks harga konsumen pada kelompok bahan makanan sebesar 3,07 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,72 persen, sementara itu lima kelompok pengeluaran lainnya mengalami kenaikan harga, kelompok sandang sebesar 0,16 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,10 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,07 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,03 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga tertinggi pada September 2018 antara lain: cabe rawit, tarif angkutan udara, tomat buah, tomat sayur, ikan cakalang, ikan bandeng, cabe merah, teri, ikan mujair, dan daging ayam ras. Sedangkan komoditas yang mengalami peningkatan harga adalah: emas perhiasan, wortel, daging sapi, pepaya, rokok kretek filter, jagung manis, bahan bakar rumah tangga, makanan ringan/snack, asam dan tauge/kecambah.

Pada perubahan indeks harga konsumen September 2018, dua kelompok pengeluaran memberikan andil/sumbangan negatif dan lima lainnya memberikan andil positif.

Adapun kelompok pengeluaran dengan andil negatif yaitu kelompok bahan makanan sebesar minus 0,7845 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar minus 0,1264 persen.

Sedangkan kelompok yang memberikan andil positif yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,0167 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0163 persen; kelompok sandang sebesar 0,0124 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,0025 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,0014 persen.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiyansyah, mengatakan rendahnya inflasi menjadi pendukung terjadinya deflasi di Sulsel. Dan dengan memperhatikan garis grafik, maka diperkirakan bulan Oktober 2018 masih terjadi deflasi di Sulsel. (iskandar)
____________________

Alamat Redaksi: Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________