Headlines News :

Ads google

Adv google

Home » , , » Aktifis Minta, BPK Audit Pengunaan Anggaran Pilkada Serentak 2018 di Sinjai

Aktifis Minta, BPK Audit Pengunaan Anggaran Pilkada Serentak 2018 di Sinjai

Written By Admin Iskandar on Sabtu, 08 September 2018 | 01.03.00

Ketua SEMMI Sinjai, Ilham HS.
SINJAI - KOMANDOPLUS : Karena tidak jelas alokasi penggunaan dana penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 di kabupaten Sinjai yang menyisakan empat puluh ribuan suara pemilih dibatalkan, Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Sinjai minta agar lembaga penyelenggara pemilu setempat untuk diaudit.

Ketua SEMMI Sinjai, Ilham HS, dikonfirmasi via WhatsApp (WS) menilai KPU Sinjai gagal dalam menyelenggarakan pemilu sehingga meminta agar semua anggaran selama pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 di kabupaten Sinjai diaudit oleh BPK.

"Karena pengunaannya tidak ditahu apa sudah habis atau masih ada, padahal anggaran di KPU kemarin sangat tinggi. Begitu pun di pengamanan yang memakan anggaran milyaran, dan Panwas juga harus diperiksa semua," tulis Ilham melalui pesan WA-nya.

"Bagaimana itu anggaran di KPU kemarin sama anggaran pengamanan dan Panwas, apa habis atau bagaimana. Apa perlu dicolek KPK," tulis pesan lain Ilham HS.

(Berita terkait: http://www.komandoplus.com/2018/01/pemkab-dan-polres-sinjai-tandatangani.html?m=1 dan http://www.komandoplus.com/2017/07/naskah-perjanjian-hibah-daerah-sinjai.html?m=1 )

Percakapan yang terjadi di grup medsos WA itu ditanggapi Ketua Panwaslu kabupaten Sinjai Muh. Rusmin.

"Jangan cuma dicolek, diminta turun saja periksa, datang ji itu... tapi kasih mi dulu kesempatan BPK dan Inspektorat melakukan tugasnya, dan nanti setelah ada temuan mereka pasti na tidak lanjuti ji itu KPK," tulis Ketua Panwaslu Sinjai Muh. Rusmin menanggapi.

Muh. Rusmin mencontohkan sebagaimana yang terjadi di daerah Jawa, yakni anggota DPR yang tersangkut korupsi diciduk secara berjamaah.

"41 orang anggota DPR saja na tangkap KPK, apalagi kalau Panwas ji, kecil ji tidak ada ji powernya," tulisnya lagi.

Sebelumnya, Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Cabang Kabupaten Sinjai, Muh Ramli Yusuf, yang ditemui di Puskesmas Panaikang juga mengemukakan penilaian yang sama bahwa komisioner KPU Sinjai dinilai gagal melaksanakan tugasnya sehingga hasil Pilkada Sinjai itu berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK) lantaran banyaknya suara sah yang dibatalkan.

(Berita terkait: http://www.komandoplus.com/2018/07/efek-pilkada-sinjai-laksana-pengulangan.html?m=1)

"Saya anggap meresahkan, karena komisioner KPU tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Kami selaku warga masyarakat kecamatan Sinjai Timur menilai itu gagal total," pungkas Muh. Ramli Yusuf. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________


Alamat Redaksi: Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________