Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , » Agustus 2018, Harga Gas "Mencekik" dan Langka,Tapi Sulsel Tercatat Deflasi

Agustus 2018, Harga Gas "Mencekik" dan Langka,Tapi Sulsel Tercatat Deflasi

Written By Admin Iskandar on Kamis, 06 September 2018 | 00.04.00

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiyansyah, (tengah).
MAKASSAR - KOMANDOPLUS : Pada Agustus 2018, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami deflasi 0,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,16. Sementara di kota Makassar dan sekitarnya pada pekan terakhir terlihat mengalami kelangkaan komoditas gas LPG 3 Kg disertai harga yang melambung.

Dari lima kota IHK di Sulsel, empat kota (Bulukumba, Palopo, Watampone, dan Makassar) mengalami deflasi, sedangkan satu kota lainnya (Parepare) mengalami inflasi.

Data Badan Pusat Statistik Sulsel yang dirilis, Senin (3/9/2018), mencatat, deflasi tertinggi terjadi di Kota Palopo sebesar 0,29 persen dengan IHK sebesar 134,00 dan deflasi terendah terjadi di Kota Watampone sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 132,90. Inflasi terjadi di Kota Parepare sebesar 0,05 persen dengan IHK 129,45.

Deflasi yang terjadi di Sulsel pada Agustus 2018 ini disebabkan oleh turunnya harga pada dua kelompok pengeluaran yang ditunjukkan oleh turunnya indeks harga konsumen pada kelompok bahan makanan (0,98%); dan kelompok sandang sebesar (0,20%).

Potret deflasi Sulsel pada Agustus 2018
Sedangkan lima kelompok pengeluaran lainnya mengalami kenaikan harga yakni kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan (0,49%); kelompok kesehatan (0,19%); kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,16%); kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,16%); dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,13%).

Laju inflasi tahun kalender Agustus 2018 Sulsel sebesar 2,95 persen, dan laju inflasi year on year (Agustus 2018 terhadap Agustus 2017) sebesar 3,92 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga tertinggi pada Agustus 2018 antara lain: cabe rawit, bawang merah, kangkung, ikan kembung, asam, ikan cakalang, cabe merah, telur ayam ras, emas perhiasan dan beras.

Sedangkan komoditas yang mengalami peningkatan harga adalah: angkutan udara, tomat sayur, tomat buah, ikan bandeng, seng, upah pembantu rumah tangga, bayam, rokok putih, biaya jaringan saluran tivi, dan tukang bukan mandor.

Sementara itu, menurut pengamatan lapangan menunjukkan komoditas berupa gas LPG ukuran 3 kg pada pertengahan hingga minggu terakhir Agustus 2018, mengalami kelangkaan diiringi dengan harga yang menaik di kisaran Rp. 22.000 hingga Rp 38.000 dari harga normal di tingkat pengecer Rp 17.000 per tabung 3 kg. Kondisi itu terlihat di wilayah kota Makassar dan sekitarnya.

Meski komoditas gas LPG ukuran 3 kg mengalami peningkatan harga yang cukup tajam, namun tidak tercatat sebagai komoditas yang mengalami inflasi.

Menurut Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiyansyah, didampingi oleh stafnya menjelaskan bahwa gas LPG ukuran 3 kg tidak mengalami kenaikan harga, dan hanya mengalami kelangkaan.

"Di tempat kami melakukan survey, tidak terjadi kenaikan harga LPG, tapi memang terjadi kelangkaan. Mungkin karena kelangkaannya sehingga harganya dimainkan oleh penjual di tingkat pengecer," jelas stafnya. (iskandar)
____________________

Alamat Redaksi: Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________