Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , » Anggota TNI Sabung Nyawa Selamatkan Bayi Diatas Kapal Miring

Anggota TNI Sabung Nyawa Selamatkan Bayi Diatas Kapal Miring

Written By Admin Iskandar on Rabu, 15 Agustus 2018 | 23.54.00

Anak bayi saat pertama dievakuasi di atas kapal.
MAKASSAR - KOMANDOPLUS : Dibalik karamnya kapal laut KM Lestari Maju yang mengalami nahas di perairan Kepulauan Selayar bulan Juli 2018 lalu, menyimpan sebuah kisah heroik oleh dua anggota TNI yang menerobos bahaya dengan menaiki kapal yang sedang berproses menuju karam di kelamnya malam untuk selamatkan seorang anak bayi.

Adalah Babinsa Koramil 1415/Selayar Kodam XIV/Hasanuddin, Kopda Jaenuri Hidayat, dibantu seniornya Sersan Baco Raha yang melakoni aksi heroik itu sehingga berhasil menyelamatkan seorang anak bayi perempuan diperkirakan berumur tujuh bulan bersama ibunya dan sejumlah penumpang lainnya yang berada di atas kapal yang malang itu.

Saat ditemui di Media Center Kodam Hasanuddin, Rabu (15/8/2018), Kopda Jaenuri Hidayat mengisahkan saat-saat menegangkan yang dialaminya ketika hendak mengevakuasi anak bayi itu.

Pada pukul sekitar 13.00 siang di tanggal 3 Juli 2018 bulan lalu, dirinya memperoleh informasi tentang adanya kapal yang mengalami karam di laut di perairan selat Kepulauan Selayar.

Pada pukul 21.00 malamnya, walau hujan masih terus mengguyur, namun ketika itu air laut sedang pasang sehingga sangat memungkinkan untuk melakukan aktivitas di laut.

Kopda Jaenuri Hidayat
"Pada saat air pasang di laut, tergerak hatiku untuk melakukan pertolongan kepada penumpang kapal itu. Maka saya bersama seniorku Sersan Baco Raha dan dua orang anggota Basarnas yang saya tidak kenal, langsung mengambil kapal karet milik Basarnas untuk mendatangi kapal itu," ungkapnya mengawali kisahnya.

Dengan menempuh perjalanan laut sekitar 45 menit, lanjutnya, dia bersama tiga orang lainnya (Sersan Baco Raha dan dua anggota Basarnas) tiba di kapal yang posisinya sudah miring ke kiri dan menuju proses tenggelam.

Dengan menggunakan tali kapal yang menggelantung, Kopda Jaenuri Hidayat menaiki kapal dari samping dengan bantuan penerangan senter kepala dari bawah oleh anggota Basarnas disebabkan keadaan gelap gulita. Mesin-mesin yang ada di kapal itu sudah dalam kondisi mati semua.

Diatas kapal yang posisinya sudah miring, Kopda Jaenuri Hidayat menyerukan kepada para penumpang bahwa yang akan dievakuasi duluan adalah anak-anak, kaum wanita, dan orang tua. Dan meminta kerjasama penumpang untuk membantu melakukan evakuasi itu.

Tiba-tiba saja seorang penumpang berteriak yang menginformasikan bahwa di bagian atas anjungan kapal terdapat anak bayi. Spontan dia bergerak menuju anjungan lalu menemukan anak bayi itu terbalut pelampung dan dalam gendongan ibunya yang sudah lemas sedang berpegang pada pagar kapal.

Anak bayi bersama ibunya itu sudah dalam posisi jatuh karena kapal sudah miring ke kiri, cuma saja tidak jatuh ke laut karena tertahan pada pagar anjungan kapal.

"Jadi anak bayi itu yang pertama diturunkan dari atas kapal ke perahu karet menyusul ibunya. Kemudian menyusul penumpang lainnya enam orang. Sebab kapasitas perahu karet hanya memuat sepuluh orang. Perahu karet inilah yang kami gunakan bolak balik dari kapal ke pantai hingga penumpang lainnya berhasil terevakuasi. Dan kami menurunkannya di kedalaman setinggi pusat orang dewasa sebelum bibir pantai, dimana tim Basarnas menunggu," terangnya mengakhiri kisahnya. (iskandar)
____________________

Alamat Redaksi: Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________