Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , , » Koalisi Rakyat Sinjai Desak Panwaslu dan KPU Pilkada Ulang

Koalisi Rakyat Sinjai Desak Panwaslu dan KPU Pilkada Ulang

Written By Admin Iskandar on Selasa, 03 Juli 2018 | 00.38.00

Massa dari Koalisi Rakyat Sinjai yang meminta dilakukannya Pilkada ulang
karena menilai ada kesalahan prosedur Pilkada.
SINJAI - KOMANDOPLUS : Hasil Pilkada serentak 2018 di kabupaten Sinjai yang dimenangkan pasangan SEHATI bakal kisruh. Pasalnya, foto salah satu pasangan calon yang telah didiskualifikasi sehari sebelum pencoblosan masih terpampang di surat suara dan tetap ikut Pilkada serta memperoleh sejumlah suara.

Ikut sertanya pasangan calon (Paslon) bupati Sinjai Petahana Sabirin Yahya dan calon wakil bupati Andi Mahyanto Massarappi pada Pilkada serentak tahun 2018, padahal paslon tersebut telah didiskualifikasi KPU setempat, memicu reaksi berbagai kalangan termasuk masa pendukung dari dua paslon kontestan Pilkada itu.

Diskualifikasi terhadap kontestan pilkada pasangan Petahana Sabirin Yahya dan calon wakil bupati Andi Mahyanto Massarappi bertagline BERSAMA tersebut melalui keputusan KPU kabupaten Sinjai nomor: 77/PL.03.02-Kpt/7307/KPU-Kab/VI/2018 tanggal 26 Juni 2018 tentang pembatasan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Sinjai 2018, sehingga hanya menyisakan dua kontestan yakni Paslon nomor urut 1 Andi Seto Gadistha-Andi kartini Ottong tagline SEHATI, dan Paslon Nomor Urut 3 Takyuddin Masse-Mizar Rahmatullah Roem tagline TAKBIR.

Adalah Koalisi Rakyat Sinjai yang didalamnya terdapat ribuan massa pendukung dari Paslon BERSAMA dan Paslon TAKBIR bereaksi dan menyatakan sikap, isinya :

- Mendesak KPUD Sinjai untuk melaksanakan dan mengeluarkan surat keputusan tentang pemungutan suara ulang (PSU) di 540 TPS.

- Mendesak Panitia Pengawas Pemilu (PANWASLU) Kabupaten Sinjai untuk menindaklanjuti laporan pengaduan Paslon nomor urut 3 (TAKBIR) yang tertanggal 29 Juni 2018.

- Mendesak Panitia Pengawas Pemilu (PANWASLU) Kabupaten Sinjai untuk merekomendasikan ke KPUD Sinjai agar dilakukan pemungutan suara ulang di 540 TPS.

Desakan dan pernyataan sikap tersebut didasarkan pada penilaiannya yang memandang bahwa Pilkada serentak 2018 di kabupaten Sinjai terjadi kesalahan prosedur.

Dan ternyata reaksi dari Koalisi Rakyat Sinjai itu merupakan wujud dari kekuatiran Plt. Gubernur Sulsel, Sumarsono, yang sebelumnya mengatakan bahwa Pilkada di Sinjai Sulawesi Selatan rawan sebab salah satu paslon mengalami diskualifikasi.

"Rawan di Sinjai. Kami antisipasi kerawanan tersebut," ucap Sumarsono dalam laporannya ke Menteri Tjahjo, Rabu (27/6/2018) di Semarang Jateng.

Mantan komisioner Bawaslu RI, Nasrullah, Minggu (1/7/2018), mengatakan kejadian di Kabupaten Sinjai termasuk unik.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini menilai ada kesalahan prosedural dalam pelaksanaan surat keputusan KPUD Sinjai Nomor: 77 tentang pembatasan pasangan calon kepala daerah Kabupaten Sinjai tahun 2018.

“Saya menilai, keganjilannya ada pada tindak lanjut keputusan diskualifikasi oleh KPUD Sinjai. Seharusnya, keputusan tersebut diikuti dengan pengumuman secara massif kepada seluruh masyarakat Sinjai, khususnya kepada penyelenggara sampai ke tingkat TPS. Bahkan, sebelum petugas KPPS menyerahkan surat suara ke pemilih, maka wajib diberitahu bahwa pasangan nomor urut dua sudah bukan lagi sebagai peserta pilkada,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa kesalahan prosedur dalam setiap tahapan pilkada bisa berdampak pada dilakukannya pemungutan suara ulang di sebuah daerah yang menggelar pilkada.

“Jadi ini bukan soal hasil, tapi terkait dengan proses pelaksanaan yang tidak hati-hati,” imbuhnya.

Ditanya bagaimana seharusnya pihak Panwaslu bersikap terhadap masalah prosedur tersebut, Nasrullah menyebut, seharusnya Panwaslu Sinjai segera melakukan kajian mendalam.

“Jika ditemukan bukti-bukti dan alasan yang cukup terjadinya kesalahan prosedur ini, maka Panwaslu Sinjai bisa mengeluarkan rekomendasi pemungutan suara ulang,” ungkap Nasrullah seperti dirilis panrita.news.

Hingga berita ini diposting, belum diperoleh keterangan konfirmasi dari pihak Panwaslu maupun Komisioner KPU kabupaten Sinjai.(*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Markas Kodim 1408/BS Lt. 2 Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________