Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , , » Aksi Massa Desak Pilkada Ulang Sinjai Terus Berlanjut

Aksi Massa Desak Pilkada Ulang Sinjai Terus Berlanjut

Written By Admin Iskandar on Kamis, 05 Juli 2018 | 01.14.00

Aksi massa menuntut Pilkada ulang di kabupaten Sinjai 
SINJAI - KOMANDOPLUS : Aksi massa warga kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mendesak dikeluarkannya putusan pemungutan suara ulang (PSU) pasca Pilkada serentak yang dimenangkan pasangan SEHATI masih berlanjut, Rabu (04/07/2018).

Ribuan peserta aksi tersebut berasal dari gabungan massa pendukung pasangan calon bupati H. Sabirin Yahya - Andi Mahyanto Massarappi (BERSAMA) dan massa pendukung H. Taqyuddin Masse - Mizar Rahmatullah Roem (TAKBIR) memadati halaman kantor Panwaslu setempat.

Mereka mendesak Panwaslu agar segera mengeluarkan keputusan pemungutan suara ulang (PSU) untuk dilaksanakan KPU. Sebab menurutnya, selain merugikan pemilih karena telah memilih nomor urut dua yakni pasangan (BERSAMA) yang telah didiskualifikasi, juga KPU tidak memberitahukan kepada pemilih bahwa pasangan calon (paslon) tersebut bukan lagi kontestan Pilkada.

Menurut Taufik, pendukung pasangan (BERSAMA) selaku jenderal lapangan aksi mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendiskualifikasi pasangan calon bupati nomor urut dua merugikan pendukungnya.

"Diskualifikasi terhadap pasangan BERSAMA tanpa melalui prosedur sangat merugikan dan ini yang kami desak. Harusnya KPU melakukan proses klarifikasi dahulu ke partai pengusung serta pasangan calon. Ada apa dengan KPU terlalu tergesa-gesa mendiskualifikasi BERSAMA," tandas Taufik.

Senada dengan itu, Arief Zoo, salah satu pengorasi mengatakan, satu-satunya jalan untuk menyelesaikan masalah ini hanya dengan cara pemungutan suara ulang.

Sedangkan menurut kalangan pendukung pasangan TAKBIR, KPU tidak mengumumkan di TPS bahwa pasangan BERSAMA telah terdiskualifikasi sehingga pemilih masih mencoblos pasangan nomor urut dua yang fotonya masih terpampang di kertas suara.

"KPU tidak mengumumkan di TPS sehingga masyarakat masih mencoblos nomor urut dua. Pilkada ini cacat sesungguhnya," ungkapnya.

Sementara itu, KPU mendiskualifikasi paslon BERSAMA melalui keputusan KPU kabupaten Sinjai nomor: 77/PL.03.02-Kpt/7307/KPU-Kab/VI/2018 tanggal 26 Juni 2018 tentang pembatasan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Sinjai 2018 sehari sebelum hari pencoblosan, sehingga tidak memungkinkan lagi untuk melakukan pencetakan kertas suara yang baru. Hanya saja KPU lalai tidak menyampaikan ihwal diskualifikasi itu kepada pemilih di TPS-TPS.

Sebelumnya diberitakan, bahwa mantan Komisioner Bawaslu RI, Nasrullah, Minggu (1/7/2018), mengatakan kejadian di Kabupaten Sinjai termasuk unik.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu menilai ada kesalahan prosedural dalam pelaksanaan surat keputusan KPUD Sinjai Nomor: 77 tentang pembatasan pasangan calon kepala daerah Kabupaten Sinjai tahun 2018.

“Saya menilai, keganjilannya ada pada tindak lanjut keputusan diskualifikasi oleh KPUD Sinjai. Seharusnya, keputusan tersebut diikuti dengan pengumuman secara massif kepada seluruh masyarakat Sinjai, khususnya kepada penyelenggara sampai ke tingkat TPS. Bahkan, sebelum petugas KPPS menyerahkan surat suara ke pemilih, maka wajib diberitahu bahwa pasangan nomor urut dua sudah bukan lagi sebagai peserta pilkada,” ungkapnya.

(Berita terkait: http://www.komandoplus.com/2018/07/koalisi-rakyat-sinjai-desak-panwaslu.html?m=1)

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa kesalahan prosedur dalam setiap tahapan pilkada bisa berdampak pada dilakukannya pemungutan suara ulang di sebuah daerah yang menggelar Pilkada.

“Jadi ini bukan soal hasil, tapi terkait dengan proses pelaksanaan yang tidak hati-hati,” imbuhnya. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Markas Kodim 1408/BS Lt. 2 Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________