Islamic Center Sinjai Terbengkalai, Ikon Panrita Kitta Nyaris Kehilangan Makna - Komando Plus
Headlines News :

Ads google

Adv google

Home » , , , » Islamic Center Sinjai Terbengkalai, Ikon Panrita Kitta Nyaris Kehilangan Makna

Islamic Center Sinjai Terbengkalai, Ikon Panrita Kitta Nyaris Kehilangan Makna

Written By Admin Iskandar on Kamis, 07 Juni 2018 | 23.07.00

Bengunan gedung Islamic Center kabupaten Sinjai yang terbengkalai.
SINJAI - KOMANDOPLUS : Kabupaten Sinjai dikenal dengan semboyan Bumi Panrita Kitta karena pada saat itu disamping memiliki banyak kitab, orang-orang terdahulu daerah itu juga menguasai isi kitab-kitabnya.

Hal tersebut menjadi dasar adanya gelar Panrita Kitta yang melekat pada masyarakat kabupaten Sinjai, meski sejatinya gelar tersebut bukan dari warganya sendiri melainkan pemberian dari warga masyarakat luar yang mengetahui kelebihan para leluhur di Sinjai.

Selain itu, Bumi Panrita Kitta merupakan sebutan untuk menunjukkan bahwa kabupaten Sinjai memiliki makna tanah atau tempat para ulama di Masjid Nur Balangnipa yang menjadi Ikon Sinjai kala itu.

Namun yang sangat dia sayangkan, gelar yang sudah dibangun oleh para leluhur belum tersentuh pencapaiannya secara maksimal. Dua diantaranya yakni kurang tersedianya orang yang hafidz al qur'an yang mampu memimpin salat tarwih pada Ramadan ini, dan juga bangunan Islamic Center yang sampai sekarang belum tuntas.

(Berita Terkait: http://www.komandoplus.com/2018/01/pembangunan-islamic-center-sinjai-butuh.html?m=1)

Ketua Pengurus Masjid Agung, Zainuddin Fatbang, yang ditemui mengaku merasakan efek dari pembangunan Islamic Center yang kurang lebih 10 tahun itu belum selesai, sehingga Ikon Panrita Kitta belum terlihat, bahkan nyaris kehilangan makna.

Zainuddin meski mengakui mengapresiasi pembangunan Islamic Center yang terletak di Alehanuae Sinjai Utara tersebut, namun menurutnya, disayangkan sebab dampaknya, anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) dialihkan ke yang lain.

"Dulu ini Masjid Agung merupakan masjid kabupaten. Sekarang anggarannya sudah dialihkan ke masjid Islamic Center. Jadi sekarang tidak lagi mendapat perhatian dari pemerintah," ucapnya.

Sampai saat ini, dia juga masih mempertanyakan ihwal Islamic Center yang berada di pelosok, berdekatan dengan Kantor Bupati Kabupaten Sinjai. Padahal menurutnya, lokasi Masjid Agung juga sangat pas ketika dijadikan sebagai ikon Islamic Center.

"Pikiran saya kenapa bukan masjid ini yang menjadi Islamic Center, karena selain lokasinya masih terbilang luas juga tempatnya sangat strategis, sama dengan Islamic Center di Bulukumba yang berada di jalan raya," imbuhnya.

Menjawab keluhan tersebut, Elly Oschar, Juru Bicara pasangan calon bupati dan wakil bupati Sinjai, Takyuddin Masse - Mizar Roem, menegaskan akan menuntaskan masalah keagamaan yang dialami warga Sinjai, termasuk pembangunan Islamic Center dan pemberdayaan Masjid-Masjid di Sinjai.

"Selanjutnya, pasangan nomor urut 3 akan memfasilitasi pesantren-pesantren dan alumninya untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, hingga melahirkan ulama kebanggaan masyarakat yang bisa memberikan kesejukan bagi kehidupan sosial warga kabupaten Sinjai," pungkasnya. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Markas Kodim 1408/BS Lt. 2 Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
| Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - All Rights Reserved
_____________
Template Design by Creating Website Published by Mas Template