Dipertanyakan, Independensi Hippmas Terkait Aksi Demo - Komando Plus
Headlines News :

Ads google

Adv google

Home » , , , , » Dipertanyakan, Independensi Hippmas Terkait Aksi Demo

Dipertanyakan, Independensi Hippmas Terkait Aksi Demo

Written By Admin Iskandar on Selasa, 12 Juni 2018 | 08.33.00

Fang Iful (tanda X)
SINJAI - KOMANDOPLUS : Organisasi Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (HIPPMAS) menuai keraguan akan independensinya sebagai elemen non partisan. Pasalnya, jika menemukan indikasi yang dinilainya sebagai kesalahan oleh salah satu pasangan calon (Paslon) bupati tertentu, maka langsung disikapi dengan aksi. Tapi jika itu terjadi pada Paslon tertentu lainnya, suaranya tak terdengar.

Kondisi seperti itulah yang terjadi dibalik aksi demo yang dilakukan oleh HIPPMAS dan terbaca oleh kalangan pendukung salah satu kubu paslon bupati Sinjai.

Sebagaimana baru-baru ini, hiruk pikuk di dunia maya ramai atas postingan seorang nitizen bernada sindiran di grup facebook SINJAI MEMILIH.

"Mana mi itu mahasiswa yang selalu kritik pak SBY (Sabirin Yahya maksudnya, red).. ini kau angkat beritaE bapak yang satuE. Upps lupa kalau mahasiswa ini ternyata bimbingannya nomor 1 (Pasangan SEHATI, maksudnya, red)," tulis seorang nitizen mengomentari sebuah postingan foto.

Munculnya sindiran itu terkait aksi demo yang kerap digelar HIPPMAS manakala mencium suatu kesalahan atau kekeliruan terjadi pada semua kubu pasangan calon bupati, kecuali kubu Paslon tertentu.

"Kalau ada sesuatu hal yang terjadi di paslon lain, maka itu pasti di demo. Tapi kalau terjadi pada pasangan SEHATI dia cuma diam, ada apa. Contohnya, itu gerakan mendukung bupati dari paslon SEHATI via medsos oleh oknum ASN Sinjai kenapa tidak didemo," ujar seorang penggiat dunia maya di Sinjai.

Beberapa hari sebelumnya, Asisten Dua, Dr. Hj. Nikmat B. Situru, juga sempat melontarkan sindirannya, "Kalau biasanya demo itu biasanya ya itu tonji, nanti kalau ikut demo itu lebih jahat dari penjahat, dan banyak organisasi yang sering minta-minta sumbangan, itu sangat jelek. Ya harus kreatiflah. Jangan selalu bawa-bawa proposal dan minta sumbangan," begitu ungkapan Nikmat di hadapan tamu dan peserta Diksuswati 2 angkatan-I yang dihelat oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sinjai belum lama ini di Cafe Orange Hotel Sinjai Jalan Persatuan Raya kabupaten Sinjai yang meski sindiran itu tidak secara gamblang diarahkan kepada siapa.

Meski demikian, ucapan yang dinilai mengusik itulah yang kemudian memicu reaksi aktivis SEMMI sehingga menggelar aksi unjuk rasa.

"Inilah bukti bahwa kami membantah argumen Asisten Dua. Hari ini kami demo, dan kami keberatan," ucap Ilham HS, penanggung jawab aksi yang juga Ketua SEMMI Kabupaten Sinjai.

Sementara Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (DPP HIPPMAS), Fang Iful, mengomentari postingan selembar foto yang viral di medsos terkait oknum Sekdisnkes Sinjai yang mengarahkan jajarannya untuk memenangkan paslon bupati tertentu
(Berita terkait : http://www.komandoplus.com/2018/06/viral-gerakan-dukung-paslon-bupati-via.html) mengakui bahwa salah seorang yang terekam di dalam foto itu adalah foto dirinya.

Menanggapi sindiran atas dirinya yang ada di medsos grup facebook "Sinjai Memilih", Fang Iful menyatakan bahwa soal memilih itu adalah hak kebebasan setiap pribadi.

"Memilih salah satu bupati itu adalah kebebasan pribadi kanda, dan itu adalah hak dalam berdemokrasi kanda, tidak ada UU yang mengaturnya," ungkapnya.

Menjawab kritikan terkait aksi demonya yang kerap dia arahkan kepada Sabirin Yahya (SBY), Iful berpendapat bahwa aksi demonya tersebut dilakukan kaitannya SBY selaku pemerintah di Sinjai.

"Menyikapi masalah demo khan itu adalah kewajiban pemuda dan mahasiswa meneriakkan dan mengawal pemerintahan, itu adalah kewajiban. Yang salah itu ketika kami ditunggangi, atau pendemo bayaranlah istilahnya, karena itu adalah fitnah dan mencederai demokrasi," jawab Fang Iful.

Soal sindiran terhadap dirinya yang berbunyi, "Upps lupa kalau mahasiswa ini ternyata bimbingannya nomor 1", Fang Iful kembali menampik bahwa hal itu tidak boleh gegabah menyikapinya.

"Kita sebagai mahasiswa tidak boleh terlalu gegabah menyikapi persoalan begitu. Kita harus dewasalah dalam beranggapan, siapa tahu itu cuma fitnah, karena nomor Hp yang bersangkutan khan tidak ada. Jangan sampai itu hanya diedit," tandasnya.

Sedangkan terkait oknum Sekdisnkes Sinjai yang mengarahkan jajarannya untuk memenangkan paslon bupati tertentu (Berita lengkapnya: http://www.komandoplus.com/2018/06/viral-gerakan-dukung-paslon-bupati-via.html), Ketua Panwaslu Kabupaten Sinjai, Muh. Rusmin, yang konfirmasi menyatakan,

"Sementara kami proses, insya Allah Minggu ini kami di Panwaslu kabupaten akan tuntaskan penanganannya, jadi sabar saja. Dan kami akan melayangkan undangan klarifikasi kepada yang bersangkutan (Oknum sekdinkes) dan akan dirapatkan Gakumdu," jelas Rusmin. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Markas Kodim 1408/BS Lt. 2 Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 085395591962 - 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
| Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - All Rights Reserved
_____________
Template Design by Creating Website Published by Mas Template