Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , , » Kabupaten Sinjai Kembali Dihantam Cuaca Ektrim Berakibat Tanah Longsor

Kabupaten Sinjai Kembali Dihantam Cuaca Ektrim Berakibat Tanah Longsor

Written By Admin Iskandar on Rabu, 16 Mei 2018 | 00.43.00

Babinsa desa Puncak, Kopda Kopda Johny Bura tampak bersama warga
masyarakat menyingkirkan reruntuhan pohon yang menghalang di jalanan.
SINJAI - KOMANDOPLUS : Hujan deras yang mengguyur desa Puncak kecamatan Sinjai Selatan kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan selama dua hari berturu-turut hingga Selasa (14/05/2018) pukul 13.00 Wita membuar air sungai meluap dan mengenangi persawahan, jalanan, dan rumah penduduk Safaere hingga setinggi kurang lebih 139 cm dan bermuatan lumpur.

Cuaca ekstrim yang melanda kawasan tersebut berkibat terjadinya banjir dan tanah longsor di beberapa titik dan menimbulkan kerugian materi namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Akibat dari kondisi buruk itu setidaknya terdapat 1 unit rumah tertimpa tanah longsor atas nama Andit (38 tahun) warga kampung Boja.
Selain itu akses jalanan menjadi tertutup karena tertimbun reruntuhan tanah lonsor di berbagai titik di kampung Boja.

Babinsa Desa Puncak, Kopda Johny Bura, setelah menerima informasi tentang terjadinya tanah longsor langsung meneruskan informasi tersebut ke Danramil 1424-05/Sinjai Selatan, Kapten inf Abd Hamid, dan disikapi dengan mengunjungi lokasi terjadinya tanah longsor tersebut dan bersama warga masyarakat setempat melaksanakan evakuasi dan pembersihan di rumah yang tertimpa longsoran tanah.

Data yang dihimpun, pada Senin (14/5/2018) sekitar pukul 12.35 wita di wilayah kecamatan Sinjai Selatan kabupaten Sinjai telah terjadi bencana alam berupa banjir dan tanah lonsor yang diakibatkan meluapnya sungai Sisi, sungai Saleo, dan sungai Gova.

Berikut data beberapa desa dan warga yang mengalami bencana yakni:

Desa Puncak, korban jiwa nihil, namun salah seorang warga beridentitas HASAN Bin AMIR (40 tahun), warga dusun Sapaere desa Puncak kecamatan Sinjai Selatan, kehilangan satu ekor sapi yang hanyut terbawa air dan hingga sekatang belum ditemukan, ditaksir menderita kerugian Rp. 5.000.000.

Sedangkan rumah yang kebanjiran diketahui milik warga masing-masing:
- Lelaki ASSING
- Perempuan SALEHA
- Lelaki BATTI
- Lelaki NASIR
- Lelaki BAHE
- Lelaki RUDDING

Selain itu, Lelaki Arifuddin (46 thn), pekerjaan wiraswasta, warga dusun Bola desa Puncak kehilangan alat berat dihanyutkan air tapi berhasil ditemukan namun dalam keadaan rusak berat, kerugian yang diderita ditaksir senilai Rp. 20.000.0000.

Di Desa Songing, terdapat warga yang menderita korban materil yakni:
Lelaki A. HAFING (60 tahun), pekerjaan tani, warga dusun Tonasa desa Songing kehilangan dua ekor sapi jenis betina, kerugian ditaksir Rp. 12.000.000.

Lelaki H. Muhtar (62 tahun), pekerjaan wiraswasta, warga dusun Tonasa desa Songing, kehilangan 1 mesin air yang hanyut dan menderita kerugian ditaksir Rp. 600.000.
Lelaki Lukman (43 tahun), pekerjaan tani, warga dusun Tonasa desa Songing, juga kehilangan 1 buah mesin air karena hanyut, kerugian ditaksir Rp. 600.000.
Begitu pula Lelaki Mansur (36 tahun), pekerjaan tani, warga dusun Tonasa desa Songing, kehilangan 1 buah mesin air karena hanyut, kerugian ditaksir Rp. 600.000.
Lelaki Burhan (52 tahun), pekerjaan tani, warga dusun Balimengko desa Songing, tanah lonsor menimpa dinding rumahnya, menderita kerugian ditaksir Rp. 1.000.000.
Lelaki Abdul Asis (45 tahun), pekerjaan wiraswasta, warga dusun Balimengko desa Songing, tembok pembatas pabrik batu tumbang disebabkan hempasan air yang deras, dan 1 unit eksavakator miliknya hanyut namun masih ditemukan dalam keadaan rusak berat, kerugian ditaksir Rp. 25.000.000.

Di Desa Polewali terdapat tanah lonsor di tiga titik lokasi yang menutup bahu jalan di dusun Jenna desa Polewali.

Sementara di desa Aska terdapat jembatan gantung hanyut terbawa air.

Di desa Palangka juga terdapat tanah longsor yang menutup bahu jalan di dusun Karumassing desa Palangka.

Di Desa Palae, juga terjadi tanah longsor di dusun Aju Coloe desa Pallae menimpa bahu jalan Poros Sinjai-Bulukumba.

Nanti pada pukul 15.30 wita air sungai sudah tampak surut serta hujan agak reda, namun diprediksi hujan masih berpotensi terjadi beberapa hari ke depan.

Kapolsek Sinjai Salatan beserta anggotanya juga terlihat mendatangi lokasi untuk mendata para korban. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Markas Kodim 1408/BS Lt. 2 Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 081342377788 - 085255426133 Makassar Sulsel. Pem Red/Pen Jab: Andi Iskandar. WA App. Android: 085395591962. Web: http://www.komandoplus.com/ Email: redaksikomandonews@gmail.com Wartawan media online komandoplus.com dalam menjalankan tugas dibekali kartu pers yang masih berlaku.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________