Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , , » Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE Pengawasan Obat di Sinjai

Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE Pengawasan Obat di Sinjai

Written By Admin Iskandar on Senin, 26 Februari 2018 | 18.08.00

Suasana sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi,
informasi, dan edukasi (KIE), pengawasan Obat,
Kosmetik dan Makanan di kabupaten Sinjai
SINJAI - KOMANDOPLUS : Bupati Sinjai diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Andi Suryanto Asapa, membuka kegiatan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), pengawasan Obat, Kosmetik dan Makanan, di Kecamatan Tellulimpoe baru-baru ini.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar POM Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sinjai, sertra tokoh masyarakat, H. Syamsul Bachri S. M.Sc, yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Partai Golongan Karya sebagai bagian dari resesnya di Sinjai.

Dalam sambutannya, Kadis Kesehatan menyampaikan sekaligus mengajak kepada seluruh unsur terkait bahwa pengawasan obat, makanan dan kosmetik mempunyai lingkup yang luas dan kompleks karena menyangkut kepentingan hajat hidup orang banyak, serta berimplikasi luas pada kesehatan masyarakat.

"Jangan mengenyampingkan mutu dan kwalitas hanya karena ingin memenuhi kebutuhan yang sesaat tanpa menyadari efek obat dan makanan yang dikonsumsinya sangat mempengaruhi kesehatan baik saat sekarang maupun nantinya," imbaunya.

Lebih lanjut dr. Dedeth, sapaan dr. Andi Suryanto Asapa, bahwa program kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), Badan POM tidak bisa bertindak sendiri tanpa peran aktif bagi para stakeholder untuk menyukseskan kegiatan tersebut khsusunya di kabupaten sinjai.

"Peran serta mitra kerja tentunya akan meningkatkan efektivitas kegiatan, utamanya dalam melakukan pendampingan untuk semakin menggerakkan pemerintah daerah dan memberdayakan masyarakat sehingga program tersebut dapat lebih sustanable dan berkelanjutan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan BPOM Provinsi Sulawesi Selatan, dr. H. Muhammad Guntur M.Kes, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi pemberdayaan masyarakat terhadap keamanan pangan yang bekerja sama dengan Komisi IX DPR-RI.

"BPOM berkomitmen untuk mengawasi keseluruhan Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Selatan yang bermitra dengan Dinas Kesehatan serta Disperindag dan mitra lain. Dan saat ini masih banyak temuan produk-produk yang tidak terdaftar atau tanpa izin dan mengandung bahan berbahaya, maka pihak BPOM bersama dinas terkait akan melakukan peningkatan pengawasan. Namun keterlibatan semua pemangku kepentingan menjadi penting dalam penanggulangan peredaran obat dan makanan. Kita sangat memerlukan campur tangan semua pihak dalam menanggulangi masalah tersebut,” paparnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala BPOM Kabupaten Sinjai, Dra. Hj. Darmawaty Apt, staf tenaga ahli Komisi IX DPR RI, Awing Yahya SP.M.Si, dan beberapa Kepala Puskesmas bersama stafnya, serta warga masyarakat kecamatan Tellulimpoe Sinjai. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Markas Kodim 1408/BS Lt. 2 Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 081342377788 - 085355426133 Makassar Sulsel. Wartawan komandoplus.com dibekali dengan kartu pers yang masih berlaku disertai Surat Tugas.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________