Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , , » Perbaikan Lapangan di Desa Biji Nangka Menjadi Buah Bibir

Perbaikan Lapangan di Desa Biji Nangka Menjadi Buah Bibir

Written By Admin Iskandar on Sabtu, 03 Februari 2018 | 09.06.00

Kondisi lapangan sepak bola Bontolaha di desa Biji Nangka bukan
ditumbuhi rerumputan melainkan dipenuhi dengan bebatuan
SINJAI - KOMANDOPLUS : Pembangunan infrastruktur lapangan sepakbola Bontolaha di desa Biji Nangka Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan dipertanyakan oleh kalangan pemuda setempat dan menjadi buah bibir.

Pasalnya, pelaksanaan pembangunan lapangan tersebut telah berlangsung lebih dari setahun dan menelan anggaran dari Anggaran Dana Desa (ADD) namun hasilnya hingga sekarang tidak rampung dan dinilai tidak sesuai harapan oleh kalangan pemuda desa  setempat.

"Saya sebagai pemuda yang juga sebagai pencinta sepakbola, merasa sangat tidak puas dengan hasil pembangunan lapangan Bontolaha desa Biji Nangka ini, karena sampai hari ini belum rampung-rampung, padahal anggarannya mencapai kisaran Rp 500 juta," ungkap Anis, pemuda desa Biji Nangka, Jumat (02/02/2013).

"Pembangunan lapangan ini seharusnya sudah rampung karena selain waktu pelaksanaannya lebih setahun juga akan dipergunakan oleh warga khususnya pemuda desa Biji Nangka," ujar Anis menambahkan.

Efek dari kelambanan penyelesaian pembangunan lapangan tersebut yakni menjadi buah bibir dan konsumsi publik warga desa setempat. Di mata kalangan pemuda pesepakbola desa setempat, awalnya menaruh harapan yang begitu besar untuk olah raga sepak bola dapat menjadi sebuah aktifitas yang menyehatkan di desa Biji Nangka, namun belakangan justru kenyataannya berbanding terbalik yang tak sesuai harapan.

Lapangan sepakbola Bontolaha di desa Biji Nangka
Yang hingga sekarang tidak selesai
"Kalau mau dibandingkan kualitas lapangan yang dulu dengan yang sekarang yang katanya diperbaiki oleh pemerintah, maka lebih bagus kualitas yang dulu. Pemerintah hari ini gagal dalam memperbaiki kualitas lapangan yang ada, malahan justru terlihat cuma merusak," ungkap Hamid, pemain sepakbola.

"Seandainya tidak diperbaiki lapangannya mungkin saya masih tetap merasa enak main bola. Tapi sekarang kalau kita pergi ke lapangan main bola, mungkin bukan main bola yang dilakukan tapi "makkubi' batu" (bugis artinya mengumpulkan batu hingga cukup satu kubik, red)," pungkas Hamid, kesal.

Yang parah, sebab ada juga kalangan yang mencurigai kemungkinan adanya penyelewengan dana yang menyebabkan tidak selesainya lapangan itu.

"Mudah-mudahan bukan ji karena dananya yang salah sasaran sehingga lapangan itu tidak selesai-selesai," curiga seorang warga.

Sayangnya hingga berita ini naik posting belum berhasil diperoleh konfirmasi dari kepala desa Biji Nangka, Andi Rauf. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
____________________

Alamat Redaksi: Markas Kodim 1408/BS Lt. 2 Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 14 Telp. (0411) 854127 - 854424 Hotline 081342377788 - 085355426133 Makassar Sulsel. Wartawan komandoplus.com dibekali dengan kartu pers yang masih berlaku disertai Surat Tugas.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________