Headlines News :

Ads google

Adv google

Propellerads

PropellerAds
Home » , , , » Parah, Rekanan Misterius Bongkar Gedung SD, Sengnya Dibawa Pulang

Parah, Rekanan Misterius Bongkar Gedung SD, Sengnya Dibawa Pulang

Written By Admin Iskandar on Sabtu, 15 Juli 2017 | 13.06.00

SINJAI - KOMANDOPLUS : Kelangsungan kegiatan belajar murid SDN 79 Bongki-Bongki di Desa Bonto Sinala kecamatan Sinjai Borong kabupaten Sinjai terancam vacum menyusul pembongkaran gedung secara sepihak oleh pihak rekanan tanpa didahului kordinasi dengan pihak sekolah untuk penyiapan tempat darurat.

Kalangan murid, orang tua murid, guru pengajar, serta komite sekolah dari SD tersebut dipastikan merasa senang atas rencana renovasi gedung sekolahnya yang selama ini mereka impikan. Namun dibalik itu, mereka juga dihantui kekuatiran terjadinya kevakuman aktifitas pasca terbongkarnya gedung tersebut sebelum didapatkan ruangan pengganti sementara.


Pasalnya, gedung SD yang hendak direnovasi itu dengan serta merta dibongkar oleh pihak kontraktor sebelum ada ruangan pengganti sementara jika selama bangunan masih dalam proses pengerjaan.

Pihak sekolah menyesalkan tindakan serta merta itu, sebab akan mengancam anak didik untuk tidak berkegiatan selama beberapa waktu karena tidak mempunyai tempat darurat untuk belajar jika waktu sekolah sudah masuk pada pekan depan.

Ketua Komite Sekolah, A. Muhammad Rum, selaku mitra sekolah mengaku tidak tahu nama perusahaan kontraktornya. Selain itu besaran anggaran proyeknya termasuk lamanya pekerjaan juga tidak jelas karena tidak terpasang adanya papan proyek sebagai salah satu syarat administrasi pelaksanaan proyek.

Yang mengherankan, atap seng hasil bongkaran gedung SD itu dibawa pulang oleh pihak kontraktor.

"Saya tanya ji pak itu yang bongkar ki katanya orang dinas yang suruh ki bawa ki pulang atap sengnya. Itu pak tidak ada papan proyeknya jadi saya tidak tau anggarannya berapa, dan berapa lama dikerjakan," tutur polos Muhammad Rum.

Sementara Kadus setempat, Ikmal, menimpali, "Tidak tau mi nanti ini pak kalau sekolah mi anak-anak di nama mi nanti belajar. Seharusnya pihak kontraktor sebelum membongkar untuk memulai pekerjaan, komunikasi dulu supaya kita mencari dulu tempat belajar darurat apakah di kolong rumah atau dimana. Atau bisa diatur jadwal belajarnya ada yang belajar pagi ada yang belajar sore". (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber
_____________