Camat TellulimpoE Ajak Lurah dan Kadesnya Terapkan Hablumminannas - Komando Plus
Headlines News :
Home » , , » Camat TellulimpoE Ajak Lurah dan Kadesnya Terapkan Hablumminannas

Camat TellulimpoE Ajak Lurah dan Kadesnya Terapkan Hablumminannas

Written By Admin Iskandar on Senin, 06 Maret 2017 | 19.44.00

Drs. H. Abd. Rahman M.si,
SINJAI - KOMANDOPLUS : Beragamnya warga yang mendiami wilayah kecamatan TellulimpoE kabupaten Sinjai berpotensi terjadinya pandangan yang prokontra antar warga sebagai suatu dinamika sosial yang dapat berujung pada polemik antar warga dalam berkehidupan sosial. Untuk menangani hal seperti itu, Camat TellulimpoE mengajak lurah dan kepala desa jajarannya senantiasa menerapkan habluminannas (hubungan antar manusia=silaturahim, red).

Sebagaimana disetiap kesempatan pada setiap melaksanakan kegiatan di wilayah kecamatan yang dipimpinnya, Camat TellulimpoE, Drs. H. Abd. Rahman M.si, senantiasa mengajak lurah dan kepala desa (Kades) jajarannya untuk senantiasa bersilaturahim kepada warganya sebagai penerapan habluminannas guna menyikapi terjadinya dinamika sosial itu.

"Berbagai laporan yang saya terima bahwa ada pro dan kontra yang terjadi di kalangan warga masyarakat, seharusnya itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan dilakukan dengan musyawarah mufakat. Saya sangat berharap kepada lurah maupun kades selaku pemimpin di daerahnya sendiri agar bagaimana membina dan menumbuhkan hubungan antara warga yang satu dengan yang lainnya sehingga terwujud habluminannas antar sesama warga dan antar pemerintah dengan warga masyarakat itu sendiri," harapnya.

Ditemui di teras kantor Bupati Sinjai beberapa hari lalu, Drs. H. Abd. Rahman M.si, mengemukakan hal itu bahwa pihaknya menerima laporan dan mendengar keluh kesah yang terjadi di lingkup wilayah kecamatan yang dipimpinnya .

Dikemukakan, di wilayah kecamatan tellulimpoe terdiri satu kelurahan dan sepuluh desa yakni Desa Samaturue, Desa Saotengah, Desa Lembang Lohe, Desa Massaile, Desa Kalobba Kelurahaan Mannati, Desa Tellulimpo'e, Desa Suka Maju, Desa Bua, Desa Erabaru, dan Desa Pattongko. Dan dia menilai, terjadinya pro dan kontra seperti itu cenderung diakibatkan minimnya habluminannas.

Menurutnya, adanya pemilihan kepala desa serentak di kabupaten sinjai yang diselenggarakan tahun 2015 gelombang pertama dan tahun 2016 gelombang kedua silam dianggapnya menyisakan aura kepentingan politik yang berbekas dan menjadi bahan komsumsi publik.

"Saya sangat berharap kepada pak lurah maupun pak kades supaya jangan pandang warganya siapa pun dia, dari manapun asalnya, sebab di Sinjai kalau ditilik dari silsilah garis keturunan maka saya yakin dan percaya haqqul yakin kita berasal dari satu rumpun. Jadi selaku pemerintah khususnya di kecamatan Tellulimpoe saya berharap tidak ada perlakuan diskriminasi kepada warga sehingga tidak menimbulkan sikap antipasti dan kecemburuan sosial," pintanya.

"Kalau habluminannas yang kita terapkan dan dijadikan kebiasaan sehari-hari sebagai budaya maka daerah yang kita pimpin mengisyaratkan kita sebagai pemegang budaya orang bugis mallilu sipainga, telleng sifaionan, mali sifarappe, rebba sifatokkong, sifakatau sifakatuo," pungkasnya. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
| Design Editor by RhynaldKing
Copyright © 2014. Komando Plus - All Rights Reserved
Mitra Media Rakyat Sulawesi
Template Design by Creating Website Published by Mas Template