Buntut Coret Dokumen, UN Swissindo Datangi BRI - Komando Plus
Headlines News :
Home » » Buntut Coret Dokumen, UN Swissindo Datangi BRI

Buntut Coret Dokumen, UN Swissindo Datangi BRI

Written By Admin Iskandar on Kamis, 04 Agustus 2016 | 22.12.00

La Ceni Kalean dan Haris Baginda
GOWA - KOMANDOPLUS : Pasca mendatangi kantor otoritas jasa keuangan (OJK) Makassar sehari sebelumnya, pengurus tim SOE UN Swissindo Sulsel mendatangi pula kantor BRI Unit Kalebajeng dan kantor BRI Cabang Sungguminasa kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (4/8/2016), terkait sikap mencoret-coret dokumen UN Swissindo oleh oknum pegawai BRI Unit saat surat dokumen tersebut diserahkan oleh nasabah debitur yang berkepentingan.

Kedatangan Tim SOE UN Swissindo Sulsel yang terdiri dari Kordinator, La Ceni kalean, Sekretaris Akmal, Bendahara Nurkhadijah, dan auditor Haris Baginda diikuti sedikitnya lima puluh orang nasabah debitur di kantor BRI Unit Kalebajeng tersebut untuk bertemu dengan oknum pelaku coret dokumen UN Swissindo dan mengklarifikasi serta meminta alasan pencoretan dokumen.

Sebab pihak Tim SOE UN Swissindo Sulsel menilai, sikap pencoretan dokumen tersebut adalah bentuk sikap yang tidak profesional dan merupakan simbol pelecehan oleh BRI Unit Kalebajeng selaku lembaga ke UN Swissindo Sulsel sebagai bagian dari lembaga dunia.

Meski telah berada beberapa saat di kantor NRI Unit tersebut, namun pihak UN Swissindo Sulsel tidak bertemu dengan oknum pegawai BRI yang hendak ditemuinya. Selanjutnya mereka bergeser ke kantor BRI Cabang Sungguminasa setelah membacakan selebaran yang diterbitkannya sebagai pemberitahuan.

Di depan kantor BRI Cabang tersebut, selain membaca lembaran pemberitahuan sebagaimana di kantor BRI Unit Kalebajeng, kordinator tim, La Ceni Kalean, didampingi auditor Haris Baginda melakukan orasi dan menyampaikan tiga hal diantaranya, meminta pertanggungjawaban oknum yang diduga melakukan pencoretan dokumen UN Swissindo, dan meneruskan permintaan OJK Makassar bahwa siapa saja pihak atau oknum yang menyebarkan selebaran pernyataan yang mengatas namakan OJK Makassar yang menyebut UN Swissindo adalah lembaga abal-abal dan penipuan agar dilaporkan ke polisi, sebab pihak OJK Makassar selaku lembaga tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi seperti itu. Serta meminta pihak bank atau perusahaan leasing agar tidak melakukan intimidasi, teror dan penggunaan preman untuk melakukan pemaksaan kepada nasabah debitur.

Kacab BRI Minta Tidak Dipaksa


Kacab BRI Sungguminasa, Fahmi
Setelah rombongan peserta aksi berada beberapa saat lamanya di depan pintu utama kantor BRI, Kepala Cabang BRI (Kacab) Sungguminasa Gowa hadir menemui mereka.

Menanggapi hal itu Kacab BRI Sungguminasa, Fahmi, meminta dirinya tidak dipaksa untuk percaya. "Tapi bapak jangan memaksa saya untuk percaya, ini hak saya pak," pintanya yang ditimpali oleh Akmal agar Ka Cab BRI membaca dan mempelajari dulu dokumen UN Swissindo yang telah diterimanya sebelum mengambil kesimpulan. (*)

Laporan: Sambar.
Editor: Iskandar.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
| Design Editor by RhynaldKing
Copyright © 2014. Komando Plus - All Rights Reserved
Mitra Media Rakyat Sulawesi
Template Design by Creating Website Published by Mas Template