Tunjangan Pakasi Pegawai Tak Dicairkan, Komnas Waspan Ancam Lapor ke Kejaksaan - Komando Plus
Headlines News :
Home » » Tunjangan Pakasi Pegawai Tak Dicairkan, Komnas Waspan Ancam Lapor ke Kejaksaan

Tunjangan Pakasi Pegawai Tak Dicairkan, Komnas Waspan Ancam Lapor ke Kejaksaan

Written By Admin Iskandar on Sabtu, 02 April 2016 | 09.58.00

Personil Komnas Waspan RI bersama pegawai RSIA
Siti Fatimah di depan ruang direktur
MAKASSAR - KOMANDOPLUS : Sedikitnya tiga puluhan PNS yang mewakili sekitar 136 pegawai RSIA Siti Fatimah Makassar berunjuk rasa di dalam kantornya hendak menemui direkturnya mempertanyakan alasan belum terbayarnya hak tunjangan pakasi mereka yang hingga kini tidak dicairkan, Rabu (30/3/2016). Padahal seharusnya tunjangan pakasi bulan Feberuari 2016 itu sudah cair pada minggu ke tiga Maret 2016.

Mereka itu berkumpul di depan ruangan kerja Direktur berharap pimpinannya itu bersedia membuka pintu kamar kerjanya agar para pegawai tersebut dapat menyalurkan aspirasinya.

Selain para pegawai itu, tampak pula hadir personil dari Komisi Nasional Pengawas Aparatur Negara RI (Komnas Waspan RI) yang juga bermaksud mengklarifikasi issu adanya ketidak beresan yang terjadi di rumah sakit milik pemprov Sulsel tersebut yang belakangan berkembang.

Meski ketika itu terdapat dua pihak yang hendak menemui pimpinan rumah sakit bersalin yang terletak di jalan. Gn. Merapi Makassar itu, namun DR. Dr. H. Leo Prawirodiharjo Spog(K);MM;M.Kes;PHD, tampak lebih memilih sikap bungkam dan enggan untuk menemui mereka.

Menurut pegawai itu, pencairan tunjangan pakasi yang merupakan hak mereka selama ini pembayarannya sering terlambat. “Tunjangan pakasi bulan Januari 2016 saja itu telat sebulan baru dicairkan. Sementara tunjangan pakasi bulan Feberuari 2016 itu seharusnya cair selambatnya pada minggu ke tiga Maret 2016. Tetapi sampai sekarang belum juga dicairkan,” ungkap mereka.

Sementara Ketua Komnas Waspan RI, Drs. Sjaffry Sjamsuddin, yang kebetulan hadir pada saat demo itu dan belakangan ini melakukan penyelidikan mencium adanya bau dugaan korupsi atau penggelapan di rumah sakit bersalin itu.

“Tidak tertutup kemungkinan dana itu sudah cair tetapi ada oknum yang memanfaatkannya dulu untuk kepentingan pribadinya, misalnya di depositkan berjangka di bank. Tetapi itu harus diuji dulu kebenarannya,” kata Sjafry.

Pihak Ketua Komnas Waspan RI berencana akan membawa masalah ini ke Kejaksaan Tinggi Sulsel jika pihak RSIA Siti Fatimah bersikukuh tak mau memberikan penjelasan. “Jika pihak rumah sakit itu tak mau memberikan keterangan. berarti dapat diduga bahwa apa yang kita duga sebelumnya adalah benar dan itu adalah ranahnya pihak Kejati,” pungkas Sjaffry. (is)
Share this article :

3 komentar:

  1. Terlalu baxk tikus"kantor di RSKD FATIMAH..ganti pimpinan harga mati..

    BalasHapus
  2. RSKD FATIMAH PARAAAAHHH..

    BalasHapus
  3. Kelihatannya antara pimpinan dengan bendahara bagaikan angka 11 dengan 12 yg bekerja saling melengkapi dalam hal keuangan rumah sakit.

    BalasHapus

Tinggalkan like dan komentar anda disini

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
| Design Editor by RhynaldKing
Copyright © 2014. Komando Plus - All Rights Reserved
Mitra Media Rakyat Sulawesi
Template Design by Creating Website Published by Mas Template