Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , » Memilukan, Indonesia Punya Presiden Memalukan

Memilukan, Indonesia Punya Presiden Memalukan

Written By komando plus on Minggu, 12 April 2015 | 11.17.00

Foto editan ledekan facebooker 
MAKASSAR - KOMANDOPLUS : Setelah mempermalukan Indonesia gara-gara menanandatangani peraturan presiden (Perpres) tanpa membaca isinya yang diikuti dengan ledekan media asing, Presiden Joko Widodo balik dipermalukan oleh Megawati, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pengusungnya, pada Kongres IV PDI Perjuangan di Bali, Sabtu 11 April 2015.

Presiden RI Joko Widodo yang kerap dipanggil Jokowi menuai sikap bully oleh kalangan facebooker  lantaran menandatangani peraturan presiden (Perpres) tanpa membaca isinya. Perpres tersebut terkait pemberian uang muka pembelian mobil bagi anggota dewan.

Rencana presiden Jokowi memberikan fasilitas uang muka untuk pembelian mobil tersebut mengundang protes kalangan masyarakat sebab dinilai melukai perasaan rakyat yang sementara terhimpit dengan melambungnya harga kebutuhan pokok seiring dengan kenaikan harga BBM.

Diperparah dengan munculnya bully media asing yang menulis judul berita "I don't read what I sign" dan menggerkan dunia maya.



Belum reda ledekan yang meramaikan bully dunia maya, presiden RI ke-VII itu balik dipermalukan oleh PDIP. partai pengusungnya.

Ketua Umum PDIP, 
Megawati Soekarno Putri,  menyindir Jokowi dengan mengatakan akan usir kadernya di DPR RI yang tidak mau jadi petugas partai.


"Ingat kalian petugas partai. Tak mau disebut petugas, keluuaarr!" teriak Megawati dalam pidato penutupan Kongres IV PDI Perjuangan di Bali, Sabtu 11 April 2015.

Meski tak menyebut secara tegas nama Jokowi, namun seperti diketahui, baik Megawati maupun Puan Maharani kerap menyebut Jokowi sebagai petugas partai.

Sejarah Indonesia mencatat, baru di era sekarang ini terjadi hal memalukan seperti itu. (isk)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________