Mengenal Sosok Hariyanto Soemitro Dibalik Klaim Tanah Warisan WNI di Arab Saudi - Komando Plus
Headlines News :
Home » , » Mengenal Sosok Hariyanto Soemitro Dibalik Klaim Tanah Warisan WNI di Arab Saudi

Mengenal Sosok Hariyanto Soemitro Dibalik Klaim Tanah Warisan WNI di Arab Saudi

Written By Admin Iskandar on Senin, 10 Maret 2014 | 15.04.00

MAKASSAR – KOMANDOPLUS: Terhambatnya pembayaran ganti rugi oleh pemerintah Arab Saudi atas sebidang tanah milik warga negara Indonesia (WNI) yang terletak di area Masjidil Haram Mekah disebabkan adanya tuntutan klaim sebagai ahli waris yang berhak digulirkan oleh sesorang diketahui bernama Hariyanto Soemitro.

Ada yang menarik dibalik ngototnya Hariyanto Soemitro yang mengklaim dirinya sebagai buyut ahli waris yang paling berhak terhadap tanah yang diambil alih oleh pemerintah Arab Saudi. Lalu siapa sebenarnya sosok Hariyanto Soemitro itu ?

Dari hasil penelusuran data diketahui bahwa Hariyanto Soemitro adalah putra dari pasangan lelaki Soemitro dengan perempuan Ama.

Berikut urutan silsilah garis keturunannya dari almarhum Syarifuddin Bin Asis Ambon Al Jawi sang pemilik harta warisan bernilai trilyunan rupiah itu sebagaimana diterangkan salah seorang cicit ahli waris.

Almarhum Syarifuddin Bin Asis Ambon Al Jawi memiliki dua orang isteri masing-masing isteri pertama bernama Salma Wael (alm) warga negara Indonesia, dan isteri kedua bernama Hj. Halimah (alm) warga negara Arab Saudi. 


Dari isteri kedua bernama Hj. Halimah lahir lelaki bernama Abdullah Ely. Kemudian Abdullah Ely menikah dengan perempuan Hafsah Mahulaw. Dari pernikahan Abdullah Ely dengan Hafsah Mahulaw lahir empat orang anak, diantaranya perempuan bernama Halima. Halima ini melahirkan anak tanpa nikah bernama Ama, perempuan.

Selanjutnya Ama menikah dengan lelaki Soemitro, dan dari pernikahan Ama -  Soemitro  itu lahir Hariyanto bin Soemitro.

“Jadi ahli waris dari garis keturunan isteri kedua, Hj. Halimah, terputus hanya sampai pada cicit bernama Halima. Sedangkan perempuan Ama dan Hariyanto Soemitro tidak termasuk buyut ahli waris karena status kelahiran Ama, ibunya, dari
perkawinan yang tidak sah,” jelas Muh. Rum Hehawahua salah seorang buyut waris.

Diberitakan sebelumnya, ketika mengajukan tuntutan  ke pemerintah Arab Saudi, Hariyanto Soemitro menunjukkan amar putusan pengadilan agama Ambon nomor 06/Pdt,P/2008/PA.AB  yang disebutkannya sebagai fatwa waris. Padahal amar putusan itu sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung RI.  Selain itu merubah namanya dari Hariyanto Soemitro menjadi Soemitro Hariyanto bin Soemitro. 

Hariyanto Soemitro yang hendak dikonfirmasi tidak berhasil sebab sejauh ini tidak diketahui keberadaannya termasuk tidak ditemukan nomor komunikasi untuk dapat menghubunginya. (isk)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
| Design Editor by RhynaldKing
Copyright © 2014. Komando Plus - All Rights Reserved
Mitra Media Rakyat Sulawesi
Template Design by Creating Website Published by Mas Template