Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , » Tak Tahan Dianiaya, Anak Panti Melarikan Diri

Tak Tahan Dianiaya, Anak Panti Melarikan Diri

Written By komando plus on Selasa, 21 Januari 2014 | 18.30.00

Abduh dengan luka bekas pukulan
GOWA - KOMANDOPLUS : Seorang anak laki-laki mengaku bernama Abdul (11) meninggalkan pantinya dan tak ingin kembali karena tak tahan perlakuan kasar dari pengasuhnya di salah satu Panti Asuhan di kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Abdul yang bernama lengkap Muhammad Abdul Jafar Yasir mengaku sering mendapat perlakuan kasar dari pemilik panti berupa pukulan menggunakan alat. Terakhir menerima pukulan dengan ikat pinggang pada bagian rahang kanannya dan meninggalkan bekas luka.

“Saya dipukul pake selipi (ikat pinggang) karena main-main panah. Saya tidak mau pulang, saya takut disiksa lagi,” aku Abdul sembari menunjukkan luka bekas pukulan di rahang kanannya, Selasa (21/1).

Di sebuah rumah warga yang dimintainya berlindung, murid kelas V-A SD Banirauf itu menuturkan, bapaknya bernama Jafar berasal dari Alor masih hidup. Keberadaannya di Panti Gowa Hira karena dibawa oleh orang yang dia sebut Om Boy beberapa tahun lalu. Hanya saja sejak dirinya diantar hingga sekarang tidak pernah lagi bertemu dengan Om Boy itu.

Abdul mengungkapkan, selain dirinya yang mendapat perlakuan kasar, juga beberapa teman sepantinya mengalami hal serupa.
“Ada juga temanku namanya Haidir biasa juga dipukul pake selipi,” ungkap Abdul.

Dia ceritakan, dirinya bisa keluar dari panti dengan cara membuang tasnya berisi pakaian dari lantai atas kemudian berjalan kaki tak membawa apa-apa keluar pintu.

“Kalau dilihat bawa tas, kita dilarang keluar,” ujarnya.

Diperoleh kabar bahwa terdapat anak panti yang diperlakukan dengan besi panas. Namun sejauh ini belum diperoleh keterangan konfirmasi dari pihak panti asuhan Gowa Hira. 

Ada dugaan terhadap masalah tersebut terdapat indikasi tindak penganiayaan terhadap anak, dan dugaan pidana berbau traficcing. (isk)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________