Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , » Populasi Sapi Potong Sulsel Naik, Kerbau Dan Sapi Perah Turun

Populasi Sapi Potong Sulsel Naik, Kerbau Dan Sapi Perah Turun

Written By komando plus on Senin, 04 November 2013 | 15.32.00

Nursyam Salam SE
MAKASSAR – KOMANDOPLUS : Meski provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dikenal sebagai daerah pengekspor sapi dan kerbau, namun pada tahun 2013 ini jumlah populasinya menurun dibandingkan hasil pendataan sapi potong, sapi perah, dan kerbau (PSPK) tahun sebelumnya. Sebaliknya, khusus hewan sapi potong jumlah populasinya mengalami peningkatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Sulsel, Nursyam Salam SE, pada workshop wartawan di hotel Clarion Makassar, Senin (4/11/2013).

“1.076, 885 ekor pada sensus PSPK tahun 2013. Kalau dibandingkan keadaan pada 2011 PSPK itu 1.082.180 ekor. Berarti ada selisih minus jumlah sapi dan kerbau itu turun sekitar 5.295 ekor atau 0,49 persen,” ujar Nursyam Salam kepada wartawan.

“Yang turun itu adalah kerbau dan sapi perah. Yang naik itu adalah sapi potong kita naik 581 ekor atau 0,06 persen,” tegas Nursyam.

Menurutnya, penurunannya disebabkan karena kemungkinan pola kunsumsi masyarakat atau disebabkan banyaknya yang keluar dan disisi lain perkembangannya hampir sejalan dengan jumlah yang keluar.

Ditambahkannya, sekarang jumlah populasi kerbau tinggal 90.921 ekor. Pada PSPK tahun 2011 masih ada 96.500 ekor atau turun 5,79 persen. “Tapi ini masih angka sementara. Sekali lagi ini masih angka sementara,” tandasnya.

Dia berharap, ke depan pengembang-biakannya lebih besar dari yang diekspor sehingga populasinya bisa bertambah. (isk)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________