Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , » Pimpinan An Nadzir Mawang ‘Deklarasi’ Sebagai Pemuda Bani Tamim

Pimpinan An Nadzir Mawang ‘Deklarasi’ Sebagai Pemuda Bani Tamim

Written By komando plus on Senin, 14 Oktober 2013 | 13.13.00

GOWA - KOMANDOPLUS : Tidak seperti biasanya pada setiap hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha oleh jamaah majelis An Nadzir Mawang kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tampil sebagai khatib adalah Uztad Lukman A. Bakti, namun pada Idul Adha 1434-H, Senin (14/10/2013), kali ini khatib sekaligus imam shalatnya adalah Uztad Rangka Hanong, amir majelis An Nadzir mawang.

Uztad Rangka Hanong dalam khutbahnya selain menegaskan bahwa apa yang diajarkan kepada jamaahnya adalah kebenaran yang datang dari Allah SWT dan tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme, juga meneguhkan bahwa dirinya adalah pemuda Bani Tamim sahabat imam akhir jaman Sech Muhammad Al Mahdi Abdullah, sekaligus menyatakan jamaah majelis An Nadzir Mawang adalah ihwan yang dirindukan oleh nabi Muhammad SAW sebagaimana dalam hadisnya "Aku rindu ingin berjumpa dengan ihwanku", dan juga sebagai kaum akhir jaman yang dijanjikan oleh Allah SWT sebagaimana disebutkan di dalam al qur'an surah Al Maidah ayat 54.

"Aku jamin kamu, apa yang kuajarkan ini adalah kebenaran yang datang dari Allah SWT. Dan sekiranya salah yang kusampaikan ini maka akulah yang bertanggung jawab. Sampaikan kepada dunia dan catat, akulah pemuda bani tamim," seru Uztad Rangka Hanong dengan suara tinggi di depan jamaah shalat Idul Adha yang dilaksanakan di kebun kelapa sawit Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STTP) Mawang Gowa, Senin (14/10).

Menurut amir mejelis itu, bahwa jamaah An Nadzir melaksanakan ajaran Sech Muhammad Al Mahdi Abdullah sebagaimana ajaran yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Meski senantiasa dicaci dan dihina namun tetap kukuh dalam melaksanakan ajaran itu.

"Kamu dicaci, dihina dan kamu bersabar, tapi yakinlah, kaum inilah dari timur yang dirindukan oleh nabimu. " tandasnya kepada jamaahnya.

"Dan sampaikan kepada semuanya bahwa yang kamu (umat Islam) tunggu di akhir jaman (Imam Al Mahdi) sudah muncul di timur. Aku sahabat Al Mahdi," tandasnya lagi.

Sebagaimana diketahui, jamaah ini senantiasa menampilkan perbedaan dengan jamaah Islam lainnya baik dari segi berpakaian saat menjalankan ibadah, menentukan waktu hari raya, penampilan fisik yang memanjangkan rambut sebahu dan cat rambut, memelihara kumis dan jenggot, sorban, maupun dalam mengartikan Islam bukan sebagai agama melainkan sebagai hukum (dinul Islam). Karena itu pula sehingga menimbulkan persepsi pro dan kontra bagi masyarakat, namun tidak pernah melahirkan kekacauan sosial.

Menurut pantauan wartawan, sejak kehadiran jamaah ini di sekitar danau Mawang Gowa beberapa tahun lalu, mampu menciptakan situasi aman sebab tempat komunitasnya di Mawang itu sebelumnya diketahui cukup rentan dengan gangguan keamanan, kini berubah menjadi tempat yang aman.

Saat ini jumlah jamaah majelis An Nadzir yang menetap di perkampungan An Nadzir Mawang diperkirakan sekitar seribu-an jiwa yang berasal dari berbagai daerah, tapi tidak termasuk yang tinggal di luar Mawang. Ada yang berasal dari Medan Sumatera, pulau jawa, Kalimantan, Sulawesi utamanya Sulawesi Selatan, Papua, dan Malaysia.

Yang unik, sebab kehadiran para jamaah itu bukan karena ajakan atau dipanggil melainkan datang sendiri menghadap Ustad Rangka meminta agar diizinkan untuk tinggal menetap bersama dan beribadah bersama. Mata pencaharian mereka juga bervariasi, ada petani, wiraswasta, karyawan swasta, pekerja kantoran, anggota polisi dan TNI, serta aktivis pers dan LSM.

Mereka benar-benar mandiri sebab sumber dana mereka hanya berasal dari sumbangan sesama jamaah dan tidak memperoleh dukungan dana dari pihak luar termasuk dari pihak pemerintah.

Aktivitas jamaah An Nadzir setiap hari berupa pertanian, peternakan, perikanan dan menjalankan koperasi. Juga menumbuh suburkan alam dan membina ahlak manusia. (isk)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________