Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , » Buruh Demak Demo, Jalur Pantura Macet Puluhan Kilometer

Buruh Demak Demo, Jalur Pantura Macet Puluhan Kilometer

Written By komando plus on Selasa, 24 September 2013 | 14.24.00

SEMARANG – KOMANDOPLUS : Sedikitnya lima ribuan buruh yang berasal dari berbagai serikat pekerja/buruh menggelar aksi unjuk rasa di jalur pantura poros Semarang – Demak Jawa Tengah, Selasa (24/9). Aksi tersebut semakin ramai dengan kehadiran empat puluh orang pimpinan serikat buruh dari provinsi Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa tengah, dan kepulauan Riau Sumatera. Selain itu, unjuk rasa mendapat dukungan dari aktivis Buruh Bekasi Bergerak Obon Tabrani dan sejumlah aktifis dari LSM Trade Union Raigts Centre (TURC).

Buruh pengunjuk rasa yang membawa spandukdan ratusan bendera tersebut berasal dari berbagai serikat buruh/pekerja antara lain serikat pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (KEP), Serikat Pekerja Nasional (SPN), federasi serikat pekerja metal indonesia (FSPMI), Gerakan Buruh Demak (Gebrak), serikat pekerja kehutanan Indonesia (Kahutindo), dan serikat pekerja lainnya. Selain menuntut pemerintah kabupaten Demak untuk menetapkan upah menimum kota/kabupaten (UMK) tahun 2014 mendatang sebesar Rp 2.111.000, juga menyatakan penolakannya terhadap upah murah.

Dibawah pengawalan polisi mereka bergerak dengan konvoi kendaraan roda dua dan truk dari perbatasan Semarang-Demak menuju kantor Bupati Demak melalui jalur Pantura, membuat jalur jalan itu terjadi kemacetan lalu lintas sepanjang puluhan kilometer. Kemacetan diperkirakan terjadi selama lima jam sejak pukul 08.05 hingga 13.00 WIB.

Di depan kantor Bupati Demak, mereka menggelar orasi secara bergantian dan meminta Bupati Demak, H.M Dachirin Said, menemui pengunjuk rasa.

Iskandar, salah seorang pengorasi dari DPD SP-PPMI provinsi Sulawesi Selatan dalam orasinya mengatakan, unjuk rasa tersebut bermaksud memberi dukungan dan dorongan kepada pemerintah untuk segera mewujudkan cita-cita pemerintah yang ingin mensejahterakan rakyat khususnya di kabupaten Demak.

“Pemerintah bercita-cita ingin mensejahterakan rakyat, tetapi bila pemerintah sendiri mengabaikan nasib kaum pekerja itu, maka cita-cita tersebut adalah hanya sebuah omong kosong,” teriak Iskandar yang disambut dengan yel-yel oleh pengunjuk rasa lainnya.

Selain itu Iskandar menyerukan kepada para wakil rakyat dan pemerintah kabupaten Demak serta warga masyarakat setempat agar bersama-sama mewujudkan cita-cita pemkab untuk kesejahteraan masyarakat Demak dengan cara meningkatkan upah buruh dan menolak upah murah, sebab menurutnya upah murah tersebut tidak mensejahterakan masyarakat.

Selain pekerja, kalangan mahasiswa turut mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa tersebut. Seorang perwakilan mahasiswa menyampaikan orasinya dan menyatakan akan terus mendukung perjuangan buruh untuk menuntut upah layak.

Saat sedang berlangsung orasi di luar pagar depan kantor Bupati, beberapa orang wakil pekerja diterima oleh pihak pemkab Demak melakukan negosiasi terkait tuntutan pengunjuk rasa.

Namun berselang beberapa lama, Kepala Kesbangpol menemui pengunjuk rasa menyampaikan bahwa Bupati H.M Dachirin Said dan Sekda tidak berada di tempat sehingga tidak bisa bertemu dengan pengunjuk rasa.

“Pak Bupati dan Pak Sekda tidak berada di tempat. Namun kami sudah menerima informasi dan data-datanya terkait dengan tuntutan buruh, dan kami sudah sepakat untuk membahasnya nanti secara bersama,” ucap Kepala Kesbangpol kepada pengunjuk rasa.

Keterangan yang diperoleh wartawan, upah minimum kabupaten (UMK) Demak tahun 2013 sebesar Rp 995.000 sedangkan upah minimum provinsi (UMP) Jawa tengah sebesar Rp 830.000 dinilai oleh kalangan pekerja sebagai upah yang terendah di dunia.

Meski unjuk rasa dilakukan oleh ribuan buruh, namun aksi tersebut berjalan tertib dan aman. Pengunjuk rasa membubarkan diri setelah mendengar penjelasan dari Kepala Kesbangpol. (tim)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________