Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , » An Nadzir Mawang Tak Sependapat Densus 88 Dibubarkan

An Nadzir Mawang Tak Sependapat Densus 88 Dibubarkan

Written By komando plus on Jumat, 08 Maret 2013 | 11.24.00

Rangka Hanong (sorban merah) saat
bersamapetinggi Unhas makassar
GOWA – KOMANDOPLUS : Desakan agar Detasement Khusus (Densus) 88 dibubarkan datang dari berbagai kalangan ormas Islam dan LSM.

Upaya Ketua Umum Pimpinan Muhammadiyah Din Syamsuddin yang menginginkan Detasement Khusus (Densus) 88 dievaluasi mendapatkan dukungan dari Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras).

Sebagaimana media memberitakan, beberapa waku yang lalu Din bersama ormas Islam lainnya bertemu langsung dengan Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk menyampaikan keinginannya ini di Mabes Polri pada Kamis (28/2). Bahkan media menyebutkan agar detasemen anti teror itu dibubarkan.

Namun lain halnya dengan pihak An Nadzir Mawang kabupaten Gowa Sulsel yang justru menyatakan sebaliknya. Pimpinan majelis An Nadzir Mawang, Rangka Hanong, mengatakan tak sependapat jika Densus 88 dibubarkan.

“Kenapa musti dibubarkan, ada apa Densus 88 minta dibubarkan,” kata Rangka kepada KOMANDOPLUS di Mawang, Jumat (8/3).

“Kalau rakyat butuh rasa aman dari kegiatan teroris yang meresahkan, tentu negara wajib menciptakan rasa aman itu bagi rakyatnya. Dan Densus 88-lah yang bertugas untuk itu. Terkait dengan penanggulangan teroris maka Densus 88 tetap dibutuhkan keberadaannya,” katanya lagi sembari menambahkan, soal adanya penilaian yang menyebut bahwa ada sikap sewenang-wenang dan berlebihan, Menurutnya kinerjanya yang perlu diperbaiki.

Sementara Kepala Badan Reserse Kriminal, Komjen Sutarman menerangkan ada orang-orang tertentu yang menghendaki supaya Densus 88 segera dibubarkan. “Memang begini ada orang-orang tertentu khususnya teroris yang menghendaki Densus dibubarkan,” ujar Sutarman di DPR, Jakarta, Rabu (6/3), sebagaimana jpnn.

Dikatakan Sutarman, dirinya tidak setuju jika Densus 88 dibubarkan. Pasalnya ia menilai kinerja Densus saat ini sudah efektif dalam hal pemberantasan teroris.”Densus harus dan dibutuhkan. Saya kira siapapun menginginkan ada penanganan terorisme. Densus ini sangat efektif,” ucap Sutarman.

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menyatakan dahulu kinerja Densus sering menuai kritikan keras. “Dulu kita menangkap saat sudah meledak selalu dihujat. Dikatakan itu intelejennya kecolongan,” kata dia.

Namun saat ini, Sutarman menerangkan, Densus telah berupaya untuk memperbaiki kinerjanya. Mereka sudah mulai memetakan para pelaku sehingga memperkecil terjadinya kecolongan.

“Sekarang ini intelejen kita bisa memetakan pelaku ini dan sudah merakit bom sehingga sebelum meledakkan sudah kita tangkap. Namun jika dalam penangkapan itu ada kekeliruan ya itu akan kita tindak,” pungkasnya. (isk)
Share this article :
 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________