Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , » Tender Proyek Jamsostek Makassar Dinilai Tidak Transparan

Tender Proyek Jamsostek Makassar Dinilai Tidak Transparan

Written By komando plus on Rabu, 12 September 2012 | 11.05.00

MAKASSAR – KOMANDO Plus : Tender proyek gedung kantor Jamsostek Cabang Makassar yang dilaksanakan pertengahan Juli 2012 lalu hingga kini masih menuai protes dari rekanan peserta tender khususnya rekanan yang tercatat sebagai calon pemenang tender.

Adalah PT. Surya Endar Jaya (SEJ) yang pernah tercatat sebagai calon pemenang dengan penawaran terendah menyatakan ketidak-puasannya atas kinerja panitia tender yang dinilainya tidak transparan sehingga rekanan tersebut belum mengakhiri protesnya.

Menurut pihak PT SEJ, panitia tender tidak transparan dalam menetapkan pemenang tender.

“Ketika selesai pembukaan penawaran tender, calon pemenangnya diumumkan dan disampaikan kepada kami yang kebetulan kami penawar terendah Rp. 3.239.000.000. Tp saat penetapan pemenang tender, hal itu tidak disampaikan kepada kami secara patut dan seolah disembunyikan,” ujar salah seorang staf PT SEJ yang juga keluarga Ir. H. Amin Baso, Dirut perusahaan tersebut.

Sementara itu pengakuan Dirut PT. SEJ, Ir. H. Amin Baso, dikemukakan Ketua KOMNAS WASPAN-RI Makassar, Drs. Shaffry Sjamsuddin, bahwa sebelum ada penetapan pemenang tender, Dirut PT. SEJ pernah dihubungi Ketua Panitia Tender Sunardy via seluler meminta uang sebesar Rp. 200 juta tapi tak disanggupi.

Setelah permintaan uang terselubung itu gagal dipenuhi, lalu disusul adanya penetapan pemenang tender yang memenangkan penawar terendah kedua PT. Jirana Plus sebagai pemenang pertama dengan nilai penawaran Rp. 3.394.000.000.

Selain itu, pihak PT. SEJ menilai panitia tidak kapabel dalam mengevaluasi rekanan. “Waktu ada kunjungan panitia ke perusahaan kami. Panitia tidak bertanya apa-apa tentang perusahaan kami. Dia hanya datang mengajukan lembaran bukti kunjungan ke perusahaan untuk ditandatangani lalu mereka pulang. Padahal kami siap untuk dievaluasi secara obyektif baik soal financial maupun peralatan,” kata seorang staf PT. SEJ.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Panitia Tender, Sunardy Syahid, membantah jika pernah menghubungi Dirut PT SEJ untuk meminta uang. “Saya tidak pernah menghubunginya, bahkan saya tidak mengenalnya,” elak Sunardy di kantornya sembari menolak difoto wartawan.

Prihal panitia tender sebagai pengelola kegiatan pengadaan barang dan jasa yang tidak disertifikasi, Sunardy mengakuinya, namun mengatakan tidak ada wewenang untuk menjelaskannya.

Sunardy berdalih, bahwa pembiayaan pekerjaan renovasi gedung kantor Jamsostek Makassar bersumber dari anggaran perusahaan sendiri bukan dari APBN/APBD atau hibah sehingga baginya tidak berlaku Perpres No 54 Tahun 2010 dan Keppres No 80 Tahun 2003.

Sementara itu, Ketua KOMNAS WASPAN-RI Makassar, Drs. Shaffry Sjamsuddin, meminta agar tender tersebut dapat diulang dan diawasi oleh pihak LSM agar tender tersebut benar-benar obyektif. (isk)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________