Headlines News :

Ads google

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours

Program Umrah 9 dan 13 Hari PT. Maharani Tours
Jl. Gn. Bawakaraeng No. 111E (Depan SPBU Terong) Telp. 0411-420600 WA 085395591962 Makassar

Propellerads

PropellerAds
Home » , » KSPI Ancam Gelar Aksi Nasional Selama Sepekan

KSPI Ancam Gelar Aksi Nasional Selama Sepekan

Written By komando plus on Rabu, 13 Juni 2012 | 07.37.00

Bila Pemerintah tidak mendengarkan aspirasi para pekerja, dan tak memberlakukan UMP/UMK bagi Guru honorer di seluruh Indonesia yang saat ini berkisar Rp 300 ribu per bulan, KSPI mengancam akan menggelar aksi nasional selama sepekan pada Juli mendatang.

JAKARTA - KOMANDO Plus : Para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) rencananya hari ini menggelar Aksi di Kementerian Nakertrans RI di Jakarta, Rabu (13/6).

Mereka akan mengusung issu bahwa upah layak menjadikan bangsa bermartabat dan daya beli kuat.

Dalam siaran persnya tertanggal 13/6 ditandatangani oleh presiden KSPI, Ir. H. Said Iqbal, ME, KSPI menyebur bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar ke empat dunia setelah Cina,India dan Amerika Serikat.

Dengan jumlah penduduk lebih 260 Juta jiwa, dan jumlah tenaga kerja lebih dari 100 juta orang, dan jumlah pekerja formal lebih dari 30 Juta orang, dengan angkatan kerja yang masih produktif akan bisa menggerakkan perekonomian negara.

Terbukti secara ekonomi makro dengan angka pertumbuhan ekonomi diatas 6.7 % dan PDRB mendekati 6.000 Triliyun dan Pajak bisa didapat lebih dari 700 Triliyun.

Namun dengan melihat perbandingan upah di empat negara Asean yakni Indonesia pada kisaran U$ 135/bulan, Philipina U$ 250/bulan, Malaysia U$ 350/bulan, Singapura U$ 450/bulan, dan Brunai U$ 500/bulan, maka upah pekerja Indonesia paling terendah.

Dalam pernyataan sikapnya, KSPI menolak revisi komponen KHL versi Dewan Pengupahan Nasional (DPN) atau Pemerintah yang hanya berjumlah 50 komponen karena tidak memenuhi standar hidup layak; mendesak Menteri agar menerbitkan revisi komponen KHL menjadi 84 komponen dan khusus perumahan diganti setara dengan cicilan rumah type 28/72 dan menghilangkan pasal tentang pentahapan; Kepmen harus diterbitkan paling lambat akhir Juni 2012 dan digunakan untuk penetapan UMP/UMK tahun 2013; menuntut agar diberlakukan UMP/UMK bagi Guru honorer di seluruh Indonesia karena saat ini upah guru honorer berkisar Rp 300 ribu/bulan jauh dari UMP/UMK.

Bila sampai akhir Juni 2012 Menteri tidak merubah komponen KHL menjadi minimal 84 komponen, maka KSPI akan mengorganisir seluruh pekerja/buruh di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi nasional pada bulan Juli 2012 selama satu pekan. (Iskandar)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Editor by Iskandar
Copyright © 2014. Komando Plus - Media Cyber - Email: redaksikomandonews@gmail.com
_____________