Makam Sultan Alauddin Dirusak Orang Tak Dikenal - Komando Plus
Headlines News :
Home » » Makam Sultan Alauddin Dirusak Orang Tak Dikenal

Makam Sultan Alauddin Dirusak Orang Tak Dikenal

Written By Admin Iskandar on Minggu, 29 Mei 2011 | 11.41.00

GOWA - KOMANDO Plus : Warga masyarakat kab.Gowa Sulsel menyesalkan terjadinya pengrusakan situs sejarah makam pahlawan nasional oleh orang yang tak dikenal, termasuk makam Sultan Hasanuddin yang terletak di dalam kompleks makam raja - raja Gowa di Desa Palantikang tersebut.

Selain sebagai situs sejarah, makam tersebut merupakan juga cagar budaya yang perlu dilindungi. Sehingga warga masyarakat setempat menilai tindakan pengrusakan itu sebagai tindakan yang keterlaluan dan tak dapat ditolelir.

Penilaian lain yang muncul bahwa pengrusakan makam tersebut dianggap sebagai suatu penghinaan dan tindakan kriminal.

Sebagaimana diketahui, perbuatan seperti merusak, memindahkan, mencuri, memisahkan, mengambil dan merubah bentuk wujud terhadap cagar budaya merupakan pelanggaran pidana sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 66 ayat (1) dan (2), pasal 67 ayat (1) dan (2), dan pasal 81 ayat (1) UU Nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya.

Perbuatan tersebut diancam pidana minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun pidana kurungan atau denda Rp. 1 miliyar sampai Rp. 10 miliyar.

Pengrusakan yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 wita meninggalkan kerusakan berupa prasasti dan tugu yang berbentuk Ayam Jantan Dari Benua timur jatuh menimpa nisan kuburan yang tebuat dari batu jaman dulu, bahkan cincin dan permata imitasi yang hanya berupa hiasan ikut raib oleh pelaku.

Kapolres Gowa AKBP Totok Lisdiarto saat ditemui di kompleks makam Raja-raja Gowa Palantikang Kecamatan Somba Opu kab.Gowa menuturkan, saat ini timnya masih menyelidiki kasus pengrusakan makam Sultan Hasanudin tersebut sambil memeriksa kerusakan-kerusakan fisik di real makam serta memeriksa warga yang berdekatan dengan tempat kejadian perkara (TKP) untuk menemukan tersangka pelakunya.

Anehnya, dari sembilan makam Raja Gowa hanya bangunan dan makam Sultan Hasanudin yang dirusak, kemudian simbol Ayam Jantan yang berada di atas bangunan makam dan papan nama yang melekat di bangunnan di robohkan, lalu batu nisan dicopot oleh pelaku kemudian meninggalkannya begitu saja.(hefdianril)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
| Design Editor by RhynaldKing
Copyright © 2014. Komando Plus - All Rights Reserved
Mitra Media Rakyat Sulawesi
Template Design by Creating Website Published by Mas Template